PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Gojentakmapan

Mahasiswa UMI Kejar-kejaran Pakai Parang

MAKASSAR, BKM — Kegaduhan terjadi lagi di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar di Jalan Urip Sumohardjo. Mahasiswa dari dua fakultas terlibat aksi saling kejar-kejaran dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Mereka berasal dari pecinta alam Fakultas Teknik serta UKM Mapala. Beruntung, aksi beringas itu tak menimbulkan korban. Aparat Polsek Panakkukang dan Polrestabes segera datang ke lokasi. Bersama Wakil Rektor III Prof Dr H Laode Husen, dua kubu mahasiswa yang bertikai berusaha ditenangkan.
Peristiwa itu berlangsung Kamis (10/1) pukul 17.30 Wita. Kala itu, anggota UKM Mapala yang merupakan kaum Hawa sedang berolahraga lari. Mereka mengelilingi kampus.
Ketika berada di depan Fakultas Teknik, ada sekelompok mahasiswa yang tengah bernyanyi. Namun nadanya terkesan menyindir. Sehingga Ayu yang memandu kegiatan olahraga bersama itu langsung berhenti. Ia diikuti oleh adik yuniornya.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan adanya kejadian ini. ”Pemicunya karena tak terima disindir dengan nyanyian. Sempat terjadi adu mulut antara mahasiswi yang berolahraga dengan mereka yang menyanyi. Tidak lama melintas kelompok laki-laki dari UKM Mapala yang melakukan jogging melintas. Melihat rekannya adu mulut, mereka langsung mengejar mahasiswa lainnya,” jelas Kompol Ananda yang dikonfirmasi, Jumat ((11/1).
Pascaaksi kejar-kejaran itu, peristiwa lain menyusul. Mahasiswa UKM Mapala yang masih sementara lari-lari sore disambar pengendara motor. Aksi serupa kembali terulang. Kali ini lebih ramai.
Karena mahasiswa UKM Mapala mendatangi Fakultas Teknik. Mereka bermaksud untuk mengklarifikasi.
Namun, saat tiba di Fakultas Teknik, mahasiswa dari UKM Mapala dikejar dengan menggunakan parang. Melihat hal itu, mahasiswa lain dari UKM Mapala yang sementara duduk-duduk di basecampnya kembali mengejar mahasiswa teknik dengan menggunakan senjata tajam jenis badik dan parang.
Beruntung, aksinya dapat dihalau oleh pegawai kampus serta personel Intel Polsek Panakkukang, dan Intel Polrestabes Makassar yang dipimpin WR 3 UMI. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top