PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Sulselbar

Air PDAM Berbau, Pelanggan Mengeluh

BANTAENG, BKM — Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng mengeluhkan kondisi air yang keruh, berbau dan minimnya distribusi air ke rumah-rumah warga.
Keluhan ini sebelumnya sudah disampaikan warga Kayangan, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu. Bahkan pelanggan juga mengeluhkan karena air tidak lagi mengalir ke rumahnya. “Ada apa dengan manajemen PDAM. Kenapa air yang mengelair sangat sedikit. Siang hari bahkan tidak mengalir sama sekali,” keluh Airin, warga Bantaeng.
Hal senada dikemukakan Johoriah, warga Pallantikang. Menurut Johoria memasuki musim penghujan harusnya aliran air ke rumah warga semakin membaik tapi yang terjadi malah sebaliknya sangat kecil.
Bahkan tidak mengalir sama sekali. Akibatnya, pekerjaan rumah tangga menumpuk karena tidak bisa mencuci pakaian dan peralatan dapur.
Plt Direktur PDAM Bantaeng, Muh Ilyas Syamsuddin, Jumat (11/1), mengatakan, kecilnya debit air dalam kota, disebabkan jumlah pelanggan tidak berbanding lurus dengan kapasitas sumber air, yakni hanya 25 liter perdetik.
Pihaknya mengusulkan ke pemerintah pusat untuk pengadaan pembangkit air dengan teknologi gravitasi. Tapi sayangnya, lanjut Ilyas, usulan tersebut terpending.
“Kami sudah mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Pemkab, tapi masih terpending”, katanya.
Penyebab lainnya, dua sumber mata air, yakni Mandaraki dan Puccili, masih belum normal. Sehingga distribusi air ke pelanggan mengalami hambatan.
“Insya Allah tiga hari kedepan, kami upayakan kedua sumber mata air tersebut sudah kembali normal”, pungkasnya. (wam/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top