Gojentakmapan

Utang BPJS di RSUD Syekh Yusuf Capai Rp9 M


BKM/SAR H Salahuddin

GOWA, BKM — Tak disangka, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ternyata menunggak pembayaran kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa. Utang BPJS ke rumah sakit milik Pemkab Gowa ini mencapai Rp9 miliar.
Soal utang BPJS ini dibenarkan Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr H Salahuddin. Saat dikonfrimasi Rabu siang (9/1), Salahuddin mengatakan, pihaknya telah mengajukan klaim sampai dengan bulan November 2018 lalu. Namun pihak BPJS hanya membayarkan klaim hingga September saja.
”Jadi Oktober dan November tertunggak. Perbulan itu sekitar Rp4,5 miliar. Jadi kalau dua bulan kurang lebih Rp9 miliar utang BPJS Kesehatan pada kami,” ungkap Salahuddin.
Dikatakan, khusus untuk Desember 2018 memang baru akan diverifikasi pada Januari 2019 ini, sehingga belum dihitungkan sebagai permintaan pembayaran klaim. Ditanya seberapa besar dampak yang ditimbulkan akibat klaim tersebut belum dibayarkan oleh BPJS, menurut Salahuddin, tetap besar. Hanya saja, untuk segi pelayanan tidaklah terlalu terpengaruh. Pelayanan di rumah sakit tetap berjalan baik.
”Dampaknya ke pelayanan tidak terlalu besar. Kita tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, Pemkab Gowa sudah berkomitmen untuk mengutamakan pelayanan kesehatan pada masyarakatnya. Pemkab Gowa tetap membantu rumah sakit kami sambil mencari upaya agar BPJS bisa menyelesaikan tunggakan itu,” jelas Salahuddin seraya berharap tiga bulan kedepan tunggakan itu sudah terbayarkan oleh pihak BPJS Kesehatan.
Terpisah, Kabid Pelayanan Medik, dr Ummu Salamah, juga mengaku pelayanan tidak ada masalah. Meski tertunggak Rp 9miliar, namun hal tersebut masih bisa ditaktisi. Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gowa, dr Lesty Mufliha yang dihubungi via ponselnya untuk dikonfirmasi sekaitan klaim BPJS Kesehatan untuk RSUD Syekh Yusuf yang belum dibayarkan, tidak menjawab. Dua kali dihubungi, Lesty tidak ada respon. (sar/mir)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top