PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Tak Bisa Tidur Semalaman

BANYAK yang tidak menyangka Rahman Bando akan dipilih oleh Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto untuk menakhodai Dinas Pendidikan Makassar. Termasuk oleh Rahman Bando sendiri.
Ia tidak habis pikir kenapa dirinya terpilih untuk posisi tersebut. Apalagi latar belakangnya bukanlah seorang pendidik atau dari jalur pendidikan.
”Pada malam sebelum pelantikan saya ditelepon oleh Pak Wali. Beliau menyampaikan bahwa saya akan dilantik menjadi kepala Dinas Pendidikan. Saya sempat bingung waktu itu. Apa ya kira-kira alasan Pak Wali menempatkan saya di situ. Apakah ini bagian dari penjenjangan karir ataukah ‘hukuman’ buat saya,” tutur Rahman Bando dalam sesi diskusi Mempoki ri BKM, Kamis (10/1).
Karena cukup kaget dengan amanah yang dipercayakan kepadanya, malam itu Rahman tak bisa tidur. Kira-kira hanya dua jam tidurnya kala itu.
Hingga akhirnya pada suatu kesempatan ia bertanya langsung kepada yang memberikan amanah. ”Jawaban dari Pak Wali, bahwa saya ditempatkan di Disdik bukan untuk menjadi guru atau kepala sekolah. Tapi sebagai manajer. Mengurusi manajemen di Dinas Pendidikan Makassar. Dengan penjelasan itu saya langsung paham apa tujuan saya ditempatkan di posisi ini,” ujarnya lagi.
Rasa gundah Rahman di awal-awal ditunjuk jadi kadisdik cukup beralasan. Sebab ada banyak pejabat eselon II lingkup Pemkot Makassar yang ingin menduduki posisi tersebut.
Dan tugas pertama yang mesti dituntaskannya di awal menjabat adalah pembayaran sertifikasi guru. Karena saat itu sudah akhir tahun dan sertifikasi guru sudah mesti dibayarkan.
”Bersyukur saya, karena sertifikasi guru bisa langsung dicairkan. Nyaris saya didemo,” ucapnya yang disambut tawa peserta diskusi. (arf/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top