PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

PKL Kanre Rong Beroperasi

MAKASSAR, BKM– Setelah menunggu sekian lama kini janji Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terwujud. Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) dari berbagai titik mulai masuk berjualan di boots atau kios Kanre Rong di Jalan AR Kartini, Kamis (10/1).

Sementara itu, Satuan Polisi Pamongpraja (Pol-PP) telah dikerahkan membongkar lapak pedagang yang masih berdiri di sejumlah ruas jalan.
Kawasan Kanre Rong di Karebosi ini mulai digagas Pemkot Makassar pada tahun 2017 dan baru dilaunching Agustus tahun 2018 untuk dioperasikan.
Wali Kota Makassar telah memerintahkan seluruh pimpinan wilayah utamanya camat agar terlibat langsung pada relokasi yang dilakukan. Sebanyak 310 kios disiapkan. PKL yang sudah siap mengisi Kanre Rong antara lain dari Kecamatan Bontola tepatnya di Jalan Masjid Raya dan Jalan Sunu Sebanyak 47 PKL, sementara di Jalan Andi Pangeran Pettarani Kecamatan Rappocini sebanyak 153 PKL dan semuanya siap menempati Kanre Rong.
Camat Ujung Pandang, Andi Patiware memimpin langsung proses relokasi PKL di Kecamatan Ujung Pandang, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi. Meskipun proses penertiban berlangsung aman yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Makassar, sejumlah pedagang merasa kecewa akan hal itu.
Andi Patiware mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan surat teguran ke beberapa waktu lalu agar lapak PKL di Jalan Slamet Riyadi segera dikosongkan.
“Kita sudah berikan surat teguran, dan hari ini kita sudah lakukan pembongkaran dan ketika ada masih yang masih tinggal kita akan berikan SP 1 dan SP 2 setelah itu kita akan tindak lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Makassar, Harun Rani saat meninjau aktivitas PKL yang sudah direlokasi dan menempati Kanre Rong menjelaskan, seluruh PKL telah setuju menghuni kios yang ada dan telah dibagi tanda pengenal atau id card.
“Alhamdulilah sesuai jadwal pemindahan PKL ke Kanre Rong direspon baik para pedagang utamanya PKL Jalan Sunu dan Masjid Raya, juga di beberapa tempat di Kecamatan Ujung Pandang dan Rappocini. Mereka dengan sadar membongkar sendiri tempatnya dan mulai mengisi tempat di Kanre Rong,” ungkap Harun Rani.
Harun Rani menambahkan terlihat dari aktivitas mereka pada hari ini (kemarin-red), beberapa juga sudah datang memperlihat kan id card dan mengambil kunci di team yang sudah menanti kedatangan PKL,” tutur Harun.
Sehari sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan, memindahkan PKL masuk di Kanre Rong tidaklah mudah, butuh kerja yang ekstra keras.
Olehnya itu, dirinya sudah memerintahkan seluruh pimpinan wilayah utama camat agar terlibat langsung pada relokasi.
“Saya sudah perintahkan ke seluruh camat agar turun langsung, memberikan pengarahan utamanya pedagang yang tidak ingin masuk di Kanre Rong,” kata Danny.
Danny menambahkan, PKL yang tidak ingin masuk tersebut pada dasarnya sebagian warga dari luar Kota Makassar. Sementara lapak Kanre Rong yang disiapkan sebanyak 310.
“Saya sudah perintahkan PU untuk kembali membangun lapak di Kanre Rong. Lokasinya dekat tempat jogginglapangan Karebosi yang berdampingan langsung Kanre Rong,” tandasnya.
Untuk pembongkaran lapak di wilayah PKL yang akan direlokasi, sambung Danny, pihaknya sudah menyiapkan peralatan. Untuk itu, begitu PKL direlokasi, PKL tersebut langsung masuk ke lapak Kanre Rong.
” PKL yang tidak ingin direlokasi kita akan berkomunikasi langsung, saya kira semuanya pada mau masuk tapi harus terlebih dahulu untuk terjun langsung,” tutupnya. (jun-nug/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top