PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Kriminal

Lima Pelajar Terciduk Dalangi Begal

IST PELAJAR MEMBEGAL-Lima remaja berstatus pelajar yang terlibat kasus begal diamankan Timsus Polda Sulsel.

MAKASSAR, BKM — Miris. Itulah kata yang bisa mewakili untuk menggambarkan pengungkapan kasus ini. Sebanyak lima anak di bawah umur dan masih berstatus sebagai pelajar menjadi dalang kriminal jalanan alias begal.
Tim Khusus Polda Sulsel yang dipimpin Aiptu Iqbal Kosman menciduk kelimanya. Langkah tersebut diambil setelah diperoleh informasi dari Tim Resmob Polsek Ujung Pandang, yang meminta untuk diback up melakukan penyelidikan dan penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas).
Tim gabungan kemudian turun melakukan penyelidikan. Diperoleh informasi bahwa mereka yang diburu polisi tengah berada di Jalan Gunung Latimojong. Penyisiran pun dilakukan.
Sebuah rumah di belakang Kios VIP diblokade. Tanpa menunggu waktu lama, orang yang ada di dalam rumah tersebut disergap. Suara gaduh terdengar dari dalam. Mereka yang dicari polisi langsung berhamburan hendak melarikan diri. Namun, lokasi tersebut sudah dikepung aparat bersenjata.
Dari dalam rumah, polisi membawa lima orang remaja. Semuanya bertubuh ceking.
Hasil interogasi awal, Kamis dini hari (10/1), ada di antara mereka masih berstatus sebagai santri pesantren. Saat beraksi, kelimanya memiliki peran berbeda. Ada yang mengancam korban menggunakan senjata parang serta anak panah.
Selanjutnya tim gabungan menggiring kelimanya ke Posko Timsus Polda Sulsel guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka yang diamankan adalah MA (14), FD (15), dan AF (17). Ketiganya warga Jalan Sungai Pareman.
Sementara dua rekannya, yakni Ft (17) warga Jalan Sungai Poso. Dan Rk (17), beralamat di Maccini Gusung.
Dari hasil pemeriksaan, kelimanya mengakui perbuatannya melakukan aksi curas. Mereka berbagi tugas kala beraksi. MA, Fd, dan AF kebagian tugas mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam tajam. MA memakai parang, sedang Fd dan AF menggunakan anak panah besi. Sedangkan Ft dan Rk bertindak sebagai joki yang mencegat korban.
Masih ada satu pelaku lainnya, yakni Fr alias Ano. Tim gabungan kemudian melakukan pengembangan dan mencari Ano. Ternyata, Ano sudah lebih duluan mendekam dalam sel.
Usai mengambil keterangan kelimanya, tim gabungan kemudian menggiring mereka dalam pengembangan kasus. Mereka diminta menunjukkan barang bukti curiannya.
Hasilnya, diamankan satu unit gawai merk Samsung J36. Satu unit motor Yamaha Mio M3. Satu unit motor Yamaha Mio G. Satu unit motor Honda Spacy.
Usai merampungkan barang bukti dari lokasi, polisi kemudian membawa mereka ke Mapolsek Ujungpandang guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Panit II Opsnal Polsek Ujungpandang Aiptu Syawaluddin, menyebut kelima tersangka melancarkan aksinya di beberapa lokasi. ”Tiga orang mengancam korbannya dengan menggunakan parang dan anak panah. Dua lainnya bertindak mengendarai motor (joki),” ujar Aiptu Syawaluddin, kemarin.
Menurut Syawaluddin, korban begal kawanan ini ada empat orang. Terakhir pada Rabu sore (9/1). Hanya saja, korbannya tidak melapor hingga akhirnya kelima tersangka dibekuk.
”Tiga korban sebelumnya sudah melapor. Satu di antaranya ojek online. Satu lainnya seorang wanita, pelajar asal Sulawesi Tenggara,” terang Syawaluddin lagi. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top