PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Usai Tabrak Pengojek, Mobil Seruduk Asrama Polisi

GOWA, BKM — Sebuah mobil hitam box kampas warna silver DD 8874 KM menyeruduk salah satu rumah di asrama polisi Polsek Tinggimoncong. Peristiwa ini terjadi Selasa (8/1) pukul 09.00 Wita.
Mobil nahas tersebut dikemudikan Mursalu Dg Duddin, warga Jalan Abdullah nomor 3 Kelurahan Kaluku Bodoa, Kota Makassar. Sebelumnya, kendaraan ini menabrak seorang pengojek bernama Syarifuddin (54), warga Jalan Andi Mangerangi, Kecamatan Tinggimoncong. Kejadiannya berlangsung di kawasan Jalan Kr Pado, Kelurahan Malino.
Tukang ojek yang mengendarai sepeda motor Honda DD 6961 BP ini mengalami luka lecet di sejumlah tubuhnya. Sementara penumpangnya, Herni Yeye (40) seorang ibu rumah tangga warga Jalan S Dg Jarung, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong tewas di tempat. Ia terpelanting dari boncengan tukang ojek saat ditabrak mobil kampas tersebut.
Korban Herni Yeye mengalami pecah di bagian kepala. Tangan sebelah kanan patah dan luka terbuka lebar. Paha sebelah kanan patah.
Selain tukang ojek dan penumpangnya jadi korban, kernet mobil kampas bernama Irha Saputra yang beralamat di Campagaya, Desa Tamasaju, Kabupaten Takalar mengalami luka-luka. Baik Irha Saputra maupun Syarifuddin menjalani perawatan medis di Puskesmas Tinggimoncong.
“Korban ditabrak saat berkendara dari arah pasar menuju arah ke pertigaan Jalan Sultan Hasanuddin-Jalan Endang (sekitar Polsek),” kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan kepada wartawan, Selasa siang (8/1).
Dijelaskan AKP Mangatas Tambunan, sebelum menabrak pengojek, saksi Nur Hayati melihat pengemudi mobil box tersebut mengeluarkan gerakan tangan minggir sebagai bahasa isyarat. Namun tak lama kemudian kecelakaan pun terjadi.
“Saat menabrak, sopir panik dan tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. Kemungkinan rem mobil kampas tersebut blong dan kondisi jalan menurun, sehingga laju mobil tidak terkendalikan dan meluncur begitu saja. Akhirnya menyeruduk salah satu rumah di asrama Polsek Tinggimoncong,” jelasnya.
Dari fakta-fakta yang ada di TKP, mobil kampas menabrak dua buah tiang telkom. Satu gasebo. Satu rumah dinas polisi. Satu unit sepeda motor dinas polisi. Satu unit mobil Agya DD 1470 HH milik Bripka Suwardi.
“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke puskesmas. Petugas juga telah mendatangi rumah duka (korban meninggal Herni Yeye),” jelas AKP Mangatas Tambunan.
Dari kejadian ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil box DD 8874 KM, sepeda motor Honda milik Syarifuddin. Juga satu unit mobil Agya DD 1470 HH. Satu unit sepeda motor dinas. Satu unit sepeda motor Honda PCX milik Bripka Suwardi.
Tersangka sopir mobil kampas bakal dijerat Pasal 310 (4) UULAJ No 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara, Pasal 201 (1,2 ) KUHP tentang karena kesalahannya atau kealpaan menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan/dirusak ancaman hukuman sembilan bulan penjara. (sar/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top