Headline

Skema Pembiayaan SCF Gunakan Piutang


Terjadinya keterlambatan pembayaran dari BPJS Kesehatan pada sejumlah fasilitas perawatan yang ada di beberapa daerah di Indonesia, diakui Wira, Humas BPJS Kesehatan Cabang Makassar.
”Iya, memang beberapa bulan lalu kami ada masalah keuangan. Mungkin seluruh Indonesia juga sudah tahu. Bahkan, memang di media juga sudah banyak beredar kalau memang BPJS kesehatan lagi defisit. Tapi bukan berarti rumah sakit (RS) harus menghentikan pelayanan. Karena biar bagaimana pun kami tetap bayar. Tapi memang ada keterlambatan,” kata Wira.
Apalagi sekarang, lanjut dia, sudah ada program pembiayaan Supply Chain Financing (SCF). BPJS Kesehatan pun tetap tunduk pada prosedur dan ketentuan yang berlaku. SCF merupakan skema pembiayaan dengan menggunakan piutang RS sebagai kolateral.
Ketika nilai tertentu dari klaim RS sudah diakui BPJS kesehatan namun belum dapat dibayarkan, maka piutang ini dapat dianjakkan RS kepada pihak perbankan untuk mendapatkan cash in flow. Dengan demikian, meski terjadi keterlambatan pembayaran klaim JKN-KIS oleh BPJS kesehatan kepada RS, tidak akan mengganggu cash flow dan operasional RS secara keseluruhan.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan Cabang Makassar per Desember 2018, saat ini jumlah total peserta yang telah masuk ke dalam program JKN-KIS yakni sebanyak 2.814.959 jiwa. Atau sebanyak 81,4 persen dari total jumlah penduduk di wilayah kerja cabang Makassar.
Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Makassar telah bekerja sama dengan 366 FKTP. Terdiri atas 123 puskesmas, 72 dokter praktik perorangan, 142 klinik, serta 29 dokter gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan cabang Makassar telah bermitra dengan 45 RS dan 5 klinik utama, 37 apotek, dan 14 optik.
”BPJS kesehatan ndak masalah sih. Kami justru terbuka menerima undangan. Apalagi dari pemerintah daerah untuk membahas terkait program JKN-KIS,” kata Wira. (mir)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top