PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Politik

Pemilih Pemula Diminta Tidak Apatis

MAKASSAR, BKM- Jumlah pemilih pemula di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 166.791 dari Daftra Pemilih Tetap (DPT). Pemilih pemula memiliki kontribusi signifikan bagi kemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Anggota DPR, DPD dan DPRD atau Pemilu Legislatif (Pileg). Menurut pengamat politik dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad untuk membidik pemilih pemula perlu kerja keras. Banyaknya parpol Segmen pemilih pemula tentu jadi basis pemilih yang perebutkan semua kandidat.

“Pemilih pemula masih sulit diyakinkan oleh para politisi karena karakternya berbeda. Sebagian mereka belum melek politik atau tidak tertarik akibat perilaku para elite politik termasuk yang terlibat korupsi,”tuturnya, saat dikonfirmasi, Senin (7/1).

Ia menjelaskan Kalangan generasi millenial atau yang sekarang bertransformasi menjadi pemilih pemula memang punya respon tersendiri, pada agenda-agenda politik elektoral. “Di beberapa temuan survey,di gambarkan bahwa kalangan cenderung apatis-apolitis, Mereka tidak hirau dengan agenda-agenda politik konvensional, yang penuh dengan kekerasan dan pragmatisme. Umumnya aktivitas mereka tidak terkoneksi dengan agenda politik,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Fadhli Noor menegaskan partainya membidik pemilih pemula untuk menjaring suara pada Pemilu 2019. Dengan menempatkan banyak caleg millenial di setiap dapil. “caleg millenial bekerja dengan pola friend raising yaitu mengoptimalkan dukungan karena pertemanan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPW Perindo Provinsi Sulawesi Selatan, Sanusi Ramadan mengatakan untuk menggarap pemilih pemula partainya memaksimalkan sayap partai. “Menggerakkan sayap partai seperti pemuda perindo, Grind perindo dan Komando perindo,serta lewat pergerakan caleg untuk merekrut caleg milineal dalam program menyapa anak muda,” bebernya. (ita/cha/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top