PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

Tiga Perampok Bertetangga Tumbang Ditembak

MAKASSAR, BKM — Ashari alias Alle (21), Sudirman (24), dan Andi Irfan Harun alias Andi tinggal berdekatan rumah. Mereka bermukim di kompleks Perumahan Mangga Tiga, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Namun, kebersamaan ketiganya digunakan untuk berbuat kejahatan. Mereka melakukan aksi perampokan di wilayah Kabupaten Maros. Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel pun melumpuhkan ketiganya dalam sebuah penggerebekan di lokasi berbeda.
Polisi bergerak melakukan pengejaran berdasarkan laporan korban ke Polsek Moncongloe, bernomor: LP/04/ I/SPKT/Sek Moncongloe/Res Maros tertanggal 4 Januari 2019. Adua tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Polres Maros ke Timsus Polda Sulsel.
Selanjutnya, Unit Resimen Mobile (Resmob) Polres Maros yang dipimpin Kanit Resmob Aiptu Jusman bersama Panit Timsus Polda Sulsel Aiptu Muh Iqbal Kosman dan personel lainnya, bersama-sama melakukan penyelidikan. Akhirnya terungkap jika pelaku yang diburu sedang berada di Mangga Tiga.
Minggu dini hari (6/1) sekitar pukul 02.30 Wita, keberadaan Andi Irfan terlacak. Ia sedang ada di rumahnya. Petugas pun berhasil meringkusnya tanpa perlawanan.
Dalam interogasi, Irfan menyebut keterlibatan tiga rekannya yang lain. Semua merupakan tetangganya.
Tersangka kemudian digiring menunjukkan persembunyian rekannya. Tak jauh dari kediaman Irfan, sebuah rumah dikepung aparat. Hasilnya, Ashari diringkus ketika tengah tertidur.
Pengembangan kembali dilakukan di rumah yang masih berdekatan. Kali ini rumah Sudirman yang dikepung. Tak lama, polisi pun berhasil menciduk Sudirman.
Awalnya, Sudirman sempat menolak untuk digelandang petugas. Ia membantah keterlibatannya dalam kasus perampokan. Namun aparat bergeming. Mereka tetap membawa Sudirman menuju sebuah mobil yang terparkir.
Saat pintu mobil dibuka, di dalamnya sudah ada Irfan dan Ashari. Sudirman pun tak bisa berkelit setelah melihat kedua rekannya itu. Dia pun akhirnya pasrah.
Polisi pun melanjutkan pengejaran. Satu orang tersangka masih dicari. Ciri-ciri dan identitasnya telah dikantongi. Namun, ketika rumahnya didatangi, ia tak ada.
Selanjutnya, tiga orang yang sudah diamankan kemudian dibawa ke Posko Timsus Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada polisi, kawanan pelaku mengakui perbuatannya. Ketiganya kerap melancarkan aksinya dengan merampok korbannya di wilayah hukum Polres Maros.
Usai diinterogasi, mereka kemudian digiring dalam pengembangan kasus. Polisi memintanya menunjukkan barang bukti hasil jarahannya.
Hanya saja, di perjalanan ketiganya melakukan perlawanan hingga terlepas dari kawalan petugas. Upaya persuasif ditempuh petugas kepolisian dengan melepaskan tembakan ke udara. Namun pelaku tak menggubrisnya. Bidikan pistol diarahkan ke bagian kakinya. Usai dilumpuhkan, para tersangka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan penangkapan ketiga tersangka. Langkah tegas diambil petugas, karena ketiganya mencoba melarikan diri.
”Masih ada satu rekannya yang buron. Petugas masih melakukan pengejaran,” ujar Dicky.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu gawai merk Samsung Galaxy J2 Prime warna hitam. Satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam. Satu unit motor Honda Beat warna putih. Kendaraan tersebut digunakan pelaku melakukan aksinya. (ish/rus)

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top