PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Headline

”Tugas Berat tak Mungkin Dilakukan OPD”

MAKASSAR, BKM — Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) kini telah dihapus. Tim baru pun muncul. Namanya TGUPP. Kepanjabngannya Tim Gubernur Upaya Percepatan Pembangunan.
Antara TGUPPP dan TP2D sedikit banyak fungsinya mirip. Anggotanya pun hampir seluruhnya diambil dari TP2D.
Namun, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengatakan ada enam orang yang menjadi tim inti TGUPP. Selebihnya akan membantu tim inti merealisasikan kerja-kerja, khususnya program 2019 gubernur dan wakil gubernur. Spesifikasi tim inti minimal lulusan S3.
Dia menekankan, TGUPP ini akan melakukan pengkajian awal terkait program-program prioritas gubernur. Baik pengelolaan aset, produksi bahan pangan, hingga penyajian pariwisata.
“Seperti contoh, tahun 2021 Sulsel akan jadi lumbung daging. Berarti dia (TGUPP) harus kumpulkan para pakar-pakar ternak. Mengumpulkan seluruh stakeholder. Dia harus mengumpulkan para pengusaha-pengusaha. Juga harus melihat berapa pengembangan range. Memang berat. Kedua, kita lagi mencoba untuk mengembangkan pariwisata baik di pulau maupun di darat. Ini juga harus melalui sebuah kajian,” jelasnya.
NA mengaku tidak mempercayai dan mengandalkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengerjakan tugas-tugas yang disebutkan di atas. “Itu tidak mungkin dilakukan OPD,” sebutnya.
Tim enam TGUPP diketuai oleh Prof Yusran Yusuf yang merupakan mantan ketua TP2D.
Terkait penganggaran, TGUPP tetap akan menggunakan anggaran APBD 2019, sesuai yang telah diusulkan oleh pemprov pada 2019 lalu sebesar Rp3,5 miliar. “Jangan lihat duitnya, tapi lihat produk yang dihasilkan,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Ketua TP2D, Prof. Yusran Yusuf mengatakan hingga saat ini dirinya belum melihat SK dari gubernur. Ia hanya menerima dan siap melaksanakan apapun perintah untuknya sebagai amanah dan tanggungjawabnya untuk negara.
“Saya belum tahu. Saya belum pernah lihat (SK). Hanya Pak Gubernur sampaikan kalau saya masih ditunjuk urus ini,” ujarnya.
Masalah tugas yang semakin berat, kata Yusran, ia tetap bertanggung jawab. “Kalau soal tanggung jawab pasti, saya siap saja apapun perintah beliau,” singkatnya.
Munculnya tim baru ini dengan standar dan spesifikasi akademis yang tinggi, maka sejumlah anggota TP2D harus tersisihkan. Termasuk di dalamnya anggota Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Menanggapi hal itu, Sudirman mengatakan dirinya pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada gubernur.
“Soal tim pengganti itu saya serahkan sepenuhnya kepada Pak Gubernur. Saya tidak mau urusi itu. Intinya, siapapun yang dipilih saya harap bisa bekerja dan membantu Pak Gubernur dan saya sebagai wakilnya,” kata dia. (rhm/rus)

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top