RAMZAH THABRAMAN
Sulselbar

UPT Pendapatan Barru Motivasi Warga Bayar Pajak Tepat Waktu

Kepala UPT Pendapatan Barru, Yustiaty saat memberikan penjelasan tentang bagi hasil pajak daerah.

BARRU, BKM — UPT Pendapatan Wilayah Barru menggelar sosialisasi tentang pajak daerah di aula STIA Al Ghazali Barru,  Kamis (6/12/2018).

Sosialisasi pajak daerah ini dipimpin langsung Kepala UPT Pendapatan Wilayah Barru, Yustiaty Yusuf.

Pada kesempatan itu,  Yustiaty menjelaskan tentang materi Jenis Pajak Daerah sesuai UU No 28 tahun 2008.

Namun,  sebelum masuk ke materi,  Yustiaty menjelaskan tentang bagi hasil pajak yang dikembalikan ke daerah Barru. Kepala UPT Pendapatan ini juga memotivasi para wajib pajak untuk membayar pajak tepat waktu.

“Apabila kita membayar pajak tepat waktu, maka wajib pajak melakukan penghematan sebanyak dua persen. Sebaliknya jika terlambat bayar pajak, akan didenda sebesar dua persen,” kata Yustiaty.

“Satu hari saja tidak bayar pajak sama saja dendanya dengan tunggakan satu bulan dengan denda dua persen. Sehingga kalau satu tahun menunggak berarti dendanya mencapai 24 persen,” sambung Yustiaty memotivasi wajib pajak.

Yustiaty menjelaskan besaran bagi hasil pajak. Diantaranya pajak bahan bakar kembali 30 persen ke daerah, pajak air permukaan 50 persen. Begitu pula dengan pajak rokok kembali 70 persen.

“Data terbaru bagi hasil pajak yang kembali ke masyarakat Barru melalui Pemerintah Kabupaten sampai periode September 2018 sudah mencapai Rp 29 miliar. Bagi hasil pajak ini kembali dirasakan oleh warga Barru, ” jelasnya.

Yustiaty menambahkan,  pembayaran pajak saat ini tidak lagi sulit. Sebab, kata dia,   jika tidak sempat ke kantor Samsat, bisa dilakukan pembayaran melalui online.

Cara ini, lanjutnya,  ditempuh pihak Bapenda Sulselbuntuk memudahkan para wajib pajak dalam membayar pajak.

“Tetapi yang akan membayar langsung ke kantor Samsat lebih bagus lagi. Kita dilayani dengan penuh keramahan. Apalagi Bapenda sudah meluncurkan moto ‘datang disambut dengan senyum, pulang dengan tersenyum’,” katanya.  (rusdi)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top