RAMZAH THABRAMAN
Headline

”Tidak Cukup Jika Hanya Betisnya Ditembak”

MENYUSUL telah tertangkapnya Arham, penyidik Polres Barru meminta keterangan saksi. Salah satunya Andi Intan. Dia merupakan kakak korban Andi Umrah.
Usai dari ruang Satuan Reskrim, kemarin, Intan mengaku perasaannya kini agak lega karena pelaku sudah tertangkap. Namun, ia masih merasakan kesedihan mendalam jika mengingat kondisi adiknya Umrah. Sebab ia mengalami luka bakar di tubuhnya hingga 70 persen.
“Bersyukur karena pelaku sudah tertangkap. Tapi rasanya tidak cukup jika pelaku hanya sekadar ditangkap, dan betisnya yang ditembak. Saya tidak tahu apa yang terjadi seandainya keluarga kami yang temukan dia. Kasihan adik saya dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,” ujar Andi Intan dengan nada tertahan.
Informasi dari Andi Intan, korban masih dalam kondisi lemas. Ia dirawat di UGD Lantai II Ruang Khusus Tindakan Luka Bakar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Diakuinya, keluarganya begitu marah dan tidak terima Umrah diperlakukan oleh tersangka dengan cara keji seperti itu. Dia pun menegaskan bahwa pihak keluarga tidak akan menerima lagi Umrah untuk rujuk dengan Arham.
”Sebelum peristiwa pembakaran terjadi, kami sekeluarga memang meminta supaya adik saya mengajukan gugat cerai. Karena sudah sangat malu kita dengan sejumlah kasus yang dilakukan tersangka. Terutama kasus utang piutang dan penipuan yang membuat adik saya sudah tidak tahan. Apalagi dengan aksi pembakaran yang telah dilakukan dengan sengaja itu,” tandasnya.
Andi Intan mengetahui kalau adiknya sering diancam akan dihabisi. Informasi itu diketahui dari anak kedua Umrah yang masih duduk dikelas XI SMA Negeri 3 Barru.
Menurut penuturan keponakannya, beberapa kali ibunya diancam via WhatsApp untuk dibunuh. (udi/rus/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top