RAMZAH THABRAMAN
Headline

Dibentuk Jadi Penyuluh Militan, 426 PKB Ikut Diklat Belneg

IST DIKLAT BELNEG-Sestama BKKBN Pusat H Nofrijal melakukan inspeks barisan pada pembukaan Diklat Belneg di Lapangan Sapta Marga Rindam XIV/Hasanuddin, Rabu (5/12).

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 426 Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se-Sulawesi Selatan mengikuti Pendidikan dan Latihan Bela Negara (Diklat Belneg). Kegiatan ini dipusatkan di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakkatto, Kabupaten Gowa.
Pembukaan diklat yang diselenggarakan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel ini, berlangsung di Lapangan Sapta Marga Rindam, Rabu (5/12). Bertindak selaku inspektur upacara Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN H Nofrijal.
Dalam arahannya, Sestama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menginternalisasikan budaya kerja BKKBN, yaitu cerdas, tangguh, kerja sama, integritas, dan ikhlas (Cetak Tegas) dalam aktivitas kerja PKB sehari-hari.
“Kegiatan ini sangat strategis untuk memperkenalkan budaya kerja BKKBN Cetak Tegas kepada PKB/PLKB yang baru dialihkan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat,” ujar Nofrijal.
Menurutnya, PKB sebagai ujung tombak program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) memiliki peran yang cukup besar dalam mewujudkan visi misi BKKBN, sehingga dibutuhkan PKB yang memiliki jiwa yang tangguh, cerdas dan ikhlas dalam bekerja, mampu membangun kemitraan serta memiliki integritas tinggi terhadap pekerjaan.
Untuk mengejar target RPJMN 2015 – 2019 yang belum tercapai, lanjut Nofrijal, dibutuhkan semangat kerja yang kuat menghadapi tantangan dan perubahan yang terjadi. Utamanya tantangan dalam memastikan masyarakat memahami dan mau berpartisipasi aktif program KKBPK.
”Lewat diklat bela negara, nilai-nilai negatif yang selama ini menghambat kinerja Penyuluh KB dapat hilang. Berganti dengan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam bekerja mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tandasnya.
Wakil Komandan Rindam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Nugroho Dwi Hermawan dalam kesempatan yang sama, mengatakan selama diklat berlangsung, peserta akan mendapatkan latihan pembentukan karakter dan sikap disiplin. Tujuannya membentuk penyuluh militan yang pantang menyerah menghadapi tantangan dan hambatan dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Setelah diklat ini, diharapkan akan tumbuh sikap disiplin dalam diri peserta, baik disiplin dalam waktu, pekerjaan maupun kegiatan. Serta mampu melakukan koordinasi di lapangan, utamanya dengan babinsa sehingga target dan sasaran dapat dicapai,” ujar Nugroho di depan Kepala perwakilan BKKBN Sulsel Rini Riatika Djohari yang hadir di acara ini. (rls)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top