RAMZAH THABRAMAN
Politik

Pemimpin Yang Lahir Dari Politik Uang, Pasti Korupsi

Rahmawati Karim

ENREKANG,BKM–Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Rahmawati Karim mengajak para wartawan dan LSM se-Kabupaten Enrekang untuk melawan praktik politing uang pada perhelatan pemilu yang akan digelar 17 April 2019 mendatang.
Perlawanan ini di sampaikan Rahmawati Karim,saat pihaknya melakukan rapat kordinasi pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum 2019 di Gedung KPU Enrekang,Kamis (29/11) kemarin.
Menurutnya, politik uang yang diberikan kepada pemilih ditujukan untuk membeli suara, sehingga jika terpilih nantinya pasti jadi pemimpin yang korupsi. “Kawan-kawan pers dan LSM punya peran sangat besar seperti KPU, bagaiman kita melawan politik uang karena kita tau siapapun yang lahir dari politik uang pasti jadi pemimpin korup,”Tegas Rahmawati Karim devisi teknis KPU Enrekang ini.
Mantan jurnalis Harian Berita Kota Makassar (BKM) ini mengatakan,jika hal itu terjadi, maka pemimpin berpotensi melakukan korupsi sehingga rakyat yang akan dirugikan karena banyak program-program pemerintahan tidak tepat sasaran karena lebih banyak safety-safety-nya alias persen-persenya,”Siapa yang dirugikan.rakyat yang dirugikan karena program tidak pernah tepat sasaran karena banyak safety-safetinya.Orang bilang persen-persen-ya,”jelas salah satu pentolan pendiri Serikat Perjungan Buruh (SPBI) Makassar ini.
Selain mengajak untuk memerangi politik uang, Rahmawati Karim yang akrap disapa Rahma ini berharap dukungan kepada insan pers dan LSM di Bumi Massenrempulu untuk menghadirkan proses demokrasi yang berintegritas di daeranya.Karena tanpa dukungan dari semua elemen Kata Rahma pihaknya tidak bisa menghadirkan proses demokrasi yang berintegritas,”Tanpa dukungan kita semua kawan-kawan kami tidak bisa hadirkan proses demokrasi yang berintegritas,”harap peraih penghargaan Pilkada Awards Sulsel 2018 dari KPU Sulsel yang diserahkan langsung Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Makassar baru-baru ini.(rls/rif)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top