RAMZAH THABRAMAN
Headline

Menagih Janji Syamsari Kitta

MAKASSAR, BKM — Pasangan bupati dan wakil bupati Takalar H Syamsari Kitta-H Achmad Se’re hampir setahun menjabat. Keduanya dilantik pada Jumat, 22 Desember 2017. Janji-janji mereka kini ditagih.
Ada 22 janji pasangan dengan akronim SK-HD ini. Yakni bantuan sapi per KK petani. Bantuan minimal 1.000 traktor dan 5.000 pompa air serta bibit tanaman produktif. Penangkaran benih padi setiap kecamatan dan perbaikan irigasi.
Bantuan sarana prasarana nelayan dan budidaya rumput laut. Pengembangan kawasan kuliner ikan segar. Penuntasan dan perbaikan insfrastruktur jalan kabupaten.
Umrah bagi imam desa, imam dusun, dan imam masjid. Bantuan biaya nikah bagi keluarga kurang mampu. Peningkatan insentif pembina TK/TPA dan pemberian insentif pegawai syara’.
Optimalisasi peran gelar pahlawan nasional Karaeng Galesong.
Peningkatan kesejahteraan ASN dan tenaga teknis. Pembangunan rumah sakit bertaraf internasional. Peningkatan kualitas layanan kesehatan gratis. Peningkatan kualitas layanan pendidikan gratis & beasiswa pelajar/mahasiswa berprestasi.
Penyediaan mobil keliling pelayanan KTP/KK. Pengadaan mobil pemadam kebakaran tiap kecamatan. Beras miskin gratis.
Gratis biaya tunggakan pajak PBB. Bantuan permodalan UKM .
Peningkatan tunjangan kepala desa dan perangkat desa. Bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Juga membuka 10.000 lapangan kerja baru.
Apa saja yang telah direalisasikan hingga kini? Ternyata, 22 program unggulan yang diharapkan mampu mendongkrak perbaikan ekonomi masyarakat Takalar, belum bergerak secara optimal.
“Sudah hampir setahun, baru beberapa point program unggulan bupati yang bergerak. Seperti pemberian bantuan ternak sapi baik yang dibiayai oleh APBD maupun APBN tahun 2018. Kita berharap di tahun mendatang atau tahun kedua bupati memimpin Takalar, 22 program unggulan tersebut bergerak lebih cepat. Sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah tidak hilang,” ujar Ketua Lembaga Pemerhati Masyarakat Indonesia (LPMI) Kabupaten Takalar Aristo Syafar, Selasa (12/11).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar Muhammad Hasbi, mengklaim bahwa di tahun 2018 ini, sebanyak 310 ekor bantuan sapi akan dibagikan ke masyarakat dalam bentuk kelompok. ”Ini merupakan langkah awal yang baik dalam merealisasikan bantuan ternak sapi di tahun mendatang,” ujarnya.
Bantuan ternak sapi sebanyak 310 ekor berasal dari APBD Pokok 2018 sebanyak 70 ekor. Dari Kementerian Pertanian sebanyak 140 ekor. Dan di APBD Perubahan sebanyak 100 ekor.
‘”Dalam waktu dekat 310 ekor sapi ini akan didistribusikan ke masing-masing kelompok,” tandas Hasbi.
Program optimalisasi peran pahlawan nasional, hingga saat ini belum juga terwujud. Umrah gratis bagi imam desa, imam dusun dan imam masjid juga dipastikan belum bisa direalisasikan oleh Pemkab Takalar.
”Belum bisa terlaksana karena anggarannya belum ada,” ujar Maya Taufik, Kepala Bidang Anggakan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Takalar, Selasa (12/11).
Meski demikian, program umrah gratis sewaktu-waktu dapat diwujudkan, manakala Pemkab Takalar menggelar event bekerja sama dengan pihak swasta.
”Program umrah gratis sewaktu-waktu bisa dilaksanakan. Karena pemberangkatannya dibiayai oleh pihak sponsor ketika melaksanakan event di Takalar. Baru-baru ini sudah ada dua imam desa yang diberangkatkan,” jelas Maya Taufik.
Program unggulan lainnya yang belum bergerak, yakni pengadaan mobil pemadam kebakaran setiap kecamatan. Begitu pula pembukaan 10 ribu lapangan pekerjaan, jauh panggang dari api.
Bahkan yang terjadi sebeliknya. Sedikitnya 8.000 tenaga yang tersebar pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah dipecat dan diberhentikan.
Demikian halnya program gratis tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Itu masih wacana. Termasuk bantuan biaya nikah gratis bagi keluarga tidak mampu.
“Masih banyak program unggulan dan skala prioritas yang belum terlaksana di tahun pertama Syamsari Kitta menakhodai Takalar. Kita berharap tahun depan semua program unggulan tersebut sudah bergerak secara merata, meski PAD murni Takalar hanya Rp37 miliar,” tandas H Indar Jaya, salah seorang anggota DPRD Takalar, kemarin.
Salah seorang tokoh masyarakat Takalar yang juga anggota DPRD Sulsel Hengky Yasin, menilai setahun pemerintahan SK-HD belum banyak terlihat apa yang telah dilakukan. Terutama yang berkaitan dengan janji-janji politiknya saat kampanye dulu.
“Saya sebagai masyarakat di sana, perwakilan rakyat dari Takalar kadang mendengar, masyarakat banyak yang bertanya-tanya, bagaimana Pak Bupati ini. Sampai sekarang janji-janji yang 22 program hampir belum banyak yang terealisasi atau dituntaskan,” ungkapnya, kemarin.
Namun, lanjut Hengky, dirinya selalu mengatakan pasangan bupati dan wakil bupati itu baru setahun menjabat. Mereka harus diberikan kesempatan untuk merealisasikan program dan visi misinya, step by step.
Menurutnya, konsistensi dan keseriusan untuk membangun Takalar cukup terlihat. Salah satu indikatornya adalah dalam setahun ini sudah ada beberapa penghargaan yang diterimanya.
“Beliau dinobatkan sebagai salah satu bupati inovatif. Ada beberapa programnya yang diluncurkan cukup dapat apresiasi karena ada penghargaannya. Itu perlu kita apresiasi juga,” tuturnya.
Namun, tetap saja, sebagai warga masyarakat, Hengky tak pernah bosan untuk mengingatkan program dan janji politiknya harus dituntaskan untuk masyarakat.
“Ya, secara bertahaplah kalau tidak bisa sekaligus. Tolong perhatikan janji kampanyenya,” tegas Hengky.
Sejauh ini, secara kasat mata yang terlihat adalah perhatian bupati dan wakil bupati Takalar terhadap penataan lingkungan. Dengan meluncurkan gebrakan masyarakat bersih dan tangkasa.
“Saya lihat ada perubahan. Ada juga pusat daur ulang sampah,” tambahnya.
Tetapi itu baru sebagian kecil dari banyak kerja-kerja yang harus dilaksanakan. Khususnya program yang terkait kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ira-rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top