Politik

Rivalitas SYL dan NH Semakin Kencang di Pileg


IST PEMBICARA--Komisioner KPU Sulsel Uslimin menjadi salah satu pembicara pada diskusi di Red Corner Panakkukang Makassar, Senin (12/11). Diskusi publik ini bertajuk seberapa bersih daftar pemilih pemilu 2019 di Sulawesi Selatan menghadirkan pembicara lain seperti Komisioner bawaslu Sulsel Saiful Jihad dan pengamat politik dari unhas Ikbal Latif.

MAKASSAR, BKM–Dua tokoh Sulsel mulai memperlihatkan kemampuan dan strateginya untuk meraih dukungan dan simpati masyarakat, khususnya jelang kontestasi pemilu legislatif (pileg) 2019 nanti antaran politisi Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL) serta politisi Partai Golkar HAM Nurdin Halid (NH).
Partai Golkar tetap punya harapan agar menjadi pemenang di Sulsel, sementara Nasdem juga punya target untuk menjadi pemenang.
SYL sebagai pengendali Partai Nasdem tentu akan mendampingi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) memiliki tanggung jawab untuk menang dengan meloloskan enam kadernya ke senayan dari tiga daerah pemilihan (dapil).
Nasdem di Sulsel telah mematok enam kursi masing-masing, dapil Sulsel 1 dua kursi, dapil Sulsel II dua kursi serta dapil Sulsel III juga dua kursi.
Hal berbeda dengan target yang diinginkan Partai Golkar di Pileg mendatang. NH yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan sejak awal menginginkan adanya kenaikan perolehan suara Golkar di tiga dapil yang ada yakni sebesar 35 persen. Jika hasil pemilu legislatif 14 April 2014 lalu Golkar hanya meloloskan lima wakilnya ke Senayan, maka pada pileg mendatang partai berlambang pohon beringin rindang ini mematok target enam sampai 7 kursi.
Rivalitas dua tokoh, dimana SYL yang pernah menahkoda Golkar Sulsel dengan penggantinya yang kini menjabat ketua Golkar di Sulsel sejak awal membangun kekuatan dan menentukan strategi agar Nasdem dan Golkar dapat menjadi pemenang pemilu di Sulsel.
Salah satu bukti jika Nasdem ingin menjadi pemenang dengan cara mengakomodir atau memasang sejumlah tokoh untuk memperkuat deretan caleg ditiga dapil yang ada. “Nasdem Sulsel sejak awal pasang target 6 kursi dari tiga dapil,”ujar RMS.
Sejumlah tokoh di dapil Sulsel 1 seperti Hj Tenri Olle Yasin Limpo, Aura Aulia Imandara, Raymond Affandi, Hamsinah Iksan Iskandar, Indira Chunda Tita Syahrul, dan Muhammad Rapsel Ali.
Sementara di dapil Sulsel II, SYL dan Nasdem memasang Akbar Faisal, Lutfi Halide, Faisal Andi Sapada, istri Bupati Barru Hj Hasna Syams Suardi Saleh, istri Bupati Wajo Sitti Maryam Amran dan SYL sendiri.
Adapun di dapil Sulsel III, Nasdem yang dinahkodai H Rusdi Masse memasang Luthfi Andi Mutty, istri Bupati Luwu Hayarna Hakim Basmin Mattayang, istri Wakil Bupati Luwu Timur Andi Nurbani Irwan Bachri Syam, istri Wakil Bupati Toraja Utara Eva Stevany Rataba Yosia Rinto Kadang serta Rusdi Masse sendiri.
Adapun Golkar di Dapil Sulsel I tetap mengandalkan kadernya seperti Hamka B Kady, Hoist Zulkarnain Bachtiar, Ernawati Tahang, Dr Ula, dan Muhammad Risman Pasigai, sementara di dapil Sulsel II, partai yang pernah dipimpin SYL ini mengandalkan dua pertahana masing-masing Andi Rio Idris Padjalangi, Syamsul Bachri, istri Wali Kota Parepare Erna Rasyid Taufan Pawe, istri Bupati Pangkep Hj Rismayani Syamsuddin Hamid serta Yasir Mahmud dan Supriansa.
Di dapil Sulsel III, Golkar mengandalkan petahana Andi Fauziyah Hatta, Muhammad Fauzi, Abdillah Natsir dan Emir Baramuli.
NH sendiri dalam beberapa pertemuan menegaskan soal targetnya untuk menaikkan kursi dan suara Golkar sebesar 35 persen. “Kita ingin kursi Golkar bertambah hingga 35 persen,”ujar NH. (ita/rif)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top