Sulselbar

Gempa Melanda, Kota Mamasa Jadi Sepi

BKM/DARMAN ARDI SEPI -- Suasana jalan poros di belakang tribun lapangan Mamasa yang sepi. Padahal, sebelum gempa melanda, jalan ini terbilang ramai dan padat dilalui kendaraan yang lalulalang.

MAMASA, BKM — Gempa yang melanda Kabupaten Mamasa dalam beberapa hari terakhir telah membuat hampir seluruh ruas jalan di dalam kota Mamasa jadi sepi. Termasuk jalan poros di belakang tribun lapangan Mamasa. Apalagi, hampir tiap hari gempa mengguncang Mamasa beberapa kali.
Hasil pemantauan Berita Kota Makassar, kota Mamasa sepi seperti kota mati. Seperti yang terlihat di jalan poros belakang tribun lapangan Mamasa. Kondisi jalan ini tidak seperti biasanya. Sebelum gempa melanda, jalan ini telah ramai dan padat mulai pukul 18.00 Wita.
Namun gempa yang telah mengguncang Mamasa, membuat jalan poros ini langsung berubah menjadi sepi. Bahkan, rumah-rumah penduduk kosong ditinggal para pemiliknya. Mereka pergi meninggalkan rumahnya karena takut hampir tiap jam diguncang gempa.
Di posko induk Kecamatan Sumarorong tercatat 2.200 pengungsi yang tercatat tinggal di lapangan Sumarorong dan ada juga yang tinggal di rumah keluarganya. Para pengungsi yang berasal dari Kecamatan Mamasa tersebut meliputi warga Desa Osango, Desa Lambanan, Desa Orobua Timur, dan beberapa desa yang ada di Kecamatan Mamasa. Pemerintah Kecamatan Sumarorong mendirikan tenda-tenda di lapangan.
Bahkan, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi ikut tidur bersama warga lainnya di tenda pengungsian. Begitu pula dengan keluarga bupati, tidur di tenda yang didirikan di samping rumah jabatan.
Saat berdialog dengan warga yang mengungsi, Ramlan Badawi meminta warga untuk tetap sabar dan tenang dalam menghadapi bencana gempa ini. ”Saya berharap kepada warga untuk tetap sabar dan tenang. Tidak usah panik dalam menghadapi bencana gempa ini. Insya Allah, kita akan bersama-sama menghadapinya. Kami akan selalu ada bersama rakyat,” tutur Ramlan memberi semangat. (dar/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top