Headline

UIT Klaim Sanksi Dicabut, LLDikti Belum Dapat Surat

MAKASSAR, BKM — Tenggat waktu sanksi pembinaan terhadap Universitas Indonesia Timur (UIT) telah berakhir, Kamis (8/11). Pihak kampus pun mengklaim status pembinaan tersebut telah dicabut oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada pukul 15.00 Wita, atau pukul 14.00 waktu Jakarta, kemarin.
Humas UIT Zulkarnain Hamson menyampaikan hal itu. Ia menjelaskan, pada 1 November lalu berlangsung rapat di Jakarta yang difasilitasi oleh staf kepresidenan. Hadir pihak Kemenristek Dikti, serta sembilan ormas. Disepakati untuk mengeluarkan perintah guna mencabut status pembinaan UIT Makassar. Surat resminya baru akan dikirim Kemenristek Dikti pada hari Senin pekan depan.
“Saya ingin sampaikan ke masyarakat, utamanya para mahasiswa UIT Makassar bahwa status pembinaan UIT Makassar telah dicabut hari ini pada pukul 14.00 waktu Jakarta. Kami sudah menerima konfirmasinya. Surat resminya baru akan sampai dalam satu atau dua hari ke depan. Mungkin Senin (pekan depan) kita sudah pegang,” ungkap Zulkarnain di kampus UIT Makassar, Jalan Rappocini Makassar.
Dengan adanya surat itu, pria yang biasa disapa Zul itu, meminta kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Sulawesi dan Gorontalo membuka pangkalan data UIT Makassar. Sehingga dapat menginput data mahasiswa sebanyak 992 orang, dan melakukan penerimaan mahasiswa, serta yudisium.
Zul juga mengecam tindakan oknum yang memindahkan mahasiswa UIT Makassar secara paksa. “Dengan adanya surat pencabutan pembinaan ini, kami menolak dengan tegas pemindahan mahasiswa secara paksa. Banyak dari mereka yang pindah karena termakan omongan segelitir oknum yang ingin menjatuhkan UIT Makassar,” tandasnya.
Zul menyebut, saat ini jumlah mahasiswa UIT yang terdaftar di civitas akademik dan pangkalan data Dikti sebanyak 3.156 orang, 533 orang dosen ditambah 41 orang yang belum masuk pangkalan data, serta 70-an lebih pegawai.
Ketua LLDikti Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo Prof Jasruddin mengatakan, sampai saat ini Kemenristekdikti belum memberikan informasi kepada pihaknya terkait pencabutan sanksi pembinaan terhadap UIT.
“Saya tidak tahu. Belum ada surat dari kementerian. Tidak ada sama sekali informasi dari kementerian soal pencabutan sanksi tersebut,” ujarnya.
Mantan Direktur Program Pascasarjana UNM ini, menegaskan pihaknya hanya menunggu keputusan Kemenristek Dikti. Pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mencabut izin perguruan tinggi.
“Itu kewenangan Dikti. Mereka yang memutuskan. Tidak ada kewenangan LLDiktu mencabut izin perguruan tinggi manapun. Itu yang harus digarisbawahi,” kuncinya. (ita/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top