Sulselbar

Pemkab Gelar Sunatan Massal

BAKSOS -- Dinas Kesehatan dan RSUD menggelar berbagai kegiatan. Sunatan massal dipusatkan di Puskesmas Salassae dan operasi katarak di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja, Kamis (8/11).

BULUKUMBA, BKM — Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 tahun 2018, Dinas Kesehatan dan RSUD menggelar berbagai kegiatan. Sunatan massal dipusatkan di Puskesmas Salassae dan operasi katarak di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja, Kamis (8/11).
Sunatan massal digelar di seluruh Puskesmas. Di Puskesmas Salassae sudah 50 anak terdaftar untuk disunat.
Ketua Panitia HKN H Saharuddin menyampaikan baksos sunatan dan operasi katarak sebagai bagian pengabdian dan pemberian pelayanan kepada masyarakat dalam rangka peringatan HKN ke 54 tahun 2018.
Menurut Saharuddin Baksos memeriahkan momentum tersebut seperti pemilihan Duta Kesehatan, lomba menyanyi, senam, sepakbola, tarik tambang, tennis meja, lomba menu sehat dan gerak jalan sehat yang digelar pada hari Minggu pagi nanti.
“Peserta lomba berasal dari seluruh unit kerja Dinkes, RS dan perguruan tinggi keperawatan dan kebidanan. Sedangkan puncak peringatan HKN dilaksanakan upacara di lapangan Pemuda pada hari Senin 12 November mendatang,”ujar Saharuddin
Ketua IDI Bulukumba dr Amrullah mengatakan untuk pasien mata sudah mencapi 27 orang 41 mata. Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali meninjau pelaksanaan baksos operasi katarak dan sunatan massal tersebut. Usai ke rumah sakit, AM Sukri lanjut ke Puskesmas Salassae Kecamatan Bulukumpa.
Menurut Sukri sunat adalah kewajiban bagi orang Islam, di dunia kesehatan sunat juga sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit.
“Di militer pun juga, untuk masuk tentara diwajibkan disunat meski dia beragama Nasrani. Ini untuk menjaga kondisi fisik tentara agar tetap prima, apalagi ketika bertugas di lapangan,” bebernya.
Bupati mengatakan, sengaja meminta peringatan HKN ini disertai dengan baksos untuk membantu meringan beban warga yang membutuhkan. (min/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top