Metro

Bukaan di Hertasning Bakal Ditutup

MAKASSAR, BKM — Masalah kemacetan menjadi persoalan utama di jalan-jalan Kota Makassar. Butuh strategi dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai atau minimal mengurangi tingkat kemacetan. Bukan hanya Pemkot Makasar saja yang memikirkan persoalan itu.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga sudah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Sulsel untuk membantu Pemkot Makassar dalam mengatasi persoalan kemacetan.
Salah satunya, melalui rekayasa lalu lintas di beberapa jalan utama.
Saat ini, Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan bakal menutup beberapa lokasi putar arah (u-turn) atau bukaan yang berada di Jalan Hertasning.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sulsel, Hendra Tenri Tata mengatakan, untuk meminimalisasi kepadatan arus lalu lintas, selain rekayasa lalu lintas, penutupan U-turn dinilai ampuh mengatasi kemacetan. Selain Pettarani, penutupan U-turn juga akan dilakukan di Jalan Hertasning-Aroepala.
“Hertasning ini kerap kali dikeluhkan. Pak ogah memanfaatkan u-turn sehingga kerap macet. Minggu depan kita mulai tutup,” kata Hendra, Kamis (8/11).
Dia menjelaskan saat ini di jalan-jalan utama kota Makassar jumlah U-turn sudah cukup banyak, sementara jumlah kendaraan yang melintas juga cukup membludak. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pak ogah untuk meraup keuntungan.
Makanya, pihaknya dan Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) sudah melakukan kajian untuk penutupan U-turn di beberapa titik jalan. Termasuk jalan protokol. Jika penutupan sudah dilakukan, pihaknya segera memasang papan lalu lintas dilarang berhenti dan belok di jalan itu.
Dishub akan melakukan blokade atau pembatas jalan dengan pemasangan road barrier. Pekan lalu, sudah diuji coba di satu titik di jalan Hertasning. Ini dianggap telah berhasil dalam mengurai kemacetan karena banyaknya belokan jalan.
Menurutnya, jika terdapat simpangan atau belokan justru menjadi pemicu kemacetan. Penutupan u-turn itu membuat arus lalu lintas semakin lancar tanpa harus terganggu dengan adanya belokan atau persimpangan jalan.
Selain Hertasning, penutupan U-turn juga akan dilakukan di Jalan Perintis dan Jalan Veteran. Namun masih menunggu hasil kajian dari Balai Besar. Selain penutupan U-turn, Dishub juga gencar melakukan penggembokan untuk kendaraan yang parkir di area bebas parkir seperti jalan Sudirman, Ahmad Yani, Riburane, Pasar Ikan, Jalan Penghibur, Ratu Langi, dan Jalan sultan Hasanuddin.
“Sudah ada 26 gembok yang digembok dan langsung ditilang karena Ditlantas juga langsung turun lapangan,” tutupnya.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam beberapa kesempatan menekankan jika Dinas Perhubungan Sulsel harus berkoordinasi dengan Pemkot Makassar untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah di ibukota Sulsel tersebut.
Selain rekayasa lalu lintas, orang nomor satu Sulsel itu juga melihat penataan parkir yang semrawut menjadi pemicu kemacetan.
Dia sudah mewanti-wanti Pemkot Makassar untuk tidak memperpanjang ijin usaha sebuah gedung yang tidak memiliki lahan parkir yang bisa mengakomodir para tamunya.
Selain itu, pihaknya saat ini sementara memikirkan bagaimana menata parkir yang efektif dengan menghadirkan lahan untuk parkir umum. (rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top