Kriminal

Tiga Remaja Maling Gawai Diringkus Bersama Dua Penadah

MAKASSAR, BKM — Tiga orang remaja pria digiring ke sebuah ruangan penyidik Mapolsek Tallo. Mereka ditangkap karena keterlibatannya dalam kasus pencurian.
Dalam pemeriksaan, ketiganya menjelaskan modus operandi kala beraksi. Awalnya, mereka mengincar calon korban. Selanjutnya meminta tolong untuk diantar ke sebuah tempat. Pelaku lalu mengarahkan korban ke jalan yang sepi.
Aksi mereka dilakukan di Jalan Sultan Abdullah. Di tempat sepi, pelaku kemudian meminta korban menghentikan motornya. Senjata tajam lalu ditodongkan. Korban dipaksa menyerahkan gawai miliknya. Setelah itu pelaku kabur membawa barang hasil rampasannya.
Kapolsek Tallo Kompol Amrin, membenarkan penangkapan ketiganya oleh tim resmob. Masing-masing HY (17), bekerja sebagai petugas kebersihan. MH (15), remaja putus sekolah. Dan BR (15), masih tercatat sebagai pelajar.
”Sebelumnya ada laporan dari warga, bahwa seorang pengendara motor ditodong oleh komplotan pria di Jalan Sultan Abdullah. Ponsel miliknya dibawa kabur pelaku. Tim Resmob kemudian diturunkan,” terang Kompol Amrin, kemarin.
Dari hasil penyelidikan, kawanan pelaku berhasil teridentifikasi. Keberadaannya pun dilacak. Polisi meringkus ketiganya di kediaman masing-masing.
”Korban saat itu baru saja keluar dari sebuah apotek. Dicegat oleh salah satu dari pelaku. Alasannya hendak minta tolong untuk diantar. Tanpa curiga korban menolongnya. Di lokasi yang sepi di Jalan Sultan Abdullah, dua rekan pelaku sudah menunggu. Mereka beraksi dengan menodong korban menggunakan senjata tajam. HPnya berhasil dibawa kabur oleh pelaku,” jelas Amrin.
Dari hasil pemeriksaan, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan ini, ketiganya mengakui jia barang hasil jarahannya dijual ke penadah. Uangnya kemudian dipakai membeli rokok, makanan serta kebutuhan lainnya.
Pengakuan tersangka kemudian ditindaklanjuti. Pengembangan kasus pun dilakukan. Sebuah rumah di Jalan Sultan Abdullah III didatangi. Seorang pria bernama Jamaladdin (38) diciduk.
Selanjutnya, petugas membawa ketiga tersangka ke Jalan Sinassara. Seorang pria bernama Arisandi (21) dibekuk di sebuah rumah.
Masih ada penadah lainnya yang seorang wanita. Kediamannya juga didatangi. Hanya saja, perempuan bernama Nirmala itu baru saja melahirkan. Polisi menempuh jalan persuasif.
Dari keterangan penadah, terungkap bahwa mereka membeli ponsel hasil curian pelaku yang ditawarkan melalui media sosial. Arisandi mengaku membeli ponsel seharga Rp200 ribu. Kemudian dijual ke seorang pria benama Jamal seharga Rp350 ribu.
Dari tangan Jamal, ponsel itu kemudian berpindah tangan ke seorang penadah bernama Nirmala. Ia membelinya dengan harga Rp500 ribu. Ketiga pelaku dan dua orang penadahnya masih dalam pemeriksaan intensif polisi. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top