Politik

KPU Bantaeng Go to School

BANTAENG, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng, melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu presiden dan pemilu legislatif yang digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang. Salah satunya adalah program go to school (kunjungan ke sekolah-sekolah).
Ketua KPUD Bantaeng, Hamzar Hamading, mengatakan, obyek program ini adalah pemilih pemula yang berusia sekolah. Tentunya, kata dia, siswa yang sudah cukup umur untuk dan dinyatakan memiliki hak pilih di dalam pemilu.
Dijelaskan Hamzar, sekolah yang masuk dalam cakupan ini adalah, SMA, SMK, Madrasah Aliyah. “Siswa yang menjadi obyek sosialisasi pemilu adalah mereka yang tercatat di SMA, SMK dan Madrasah Aliah,”ujar Hamzar Hamading, Rabu (7/11).
Hamzar mengatakan, tim dari KPU akan memaparkan pentingnya partisipasi warga negara yang sudah mencapai usia pemilih di dalam pemilu. Selain itu, kata dia, akan disampaikan pula masalah teknis terkait pemungutan suara.
Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Takalar menggelar rapat koordinasi pengawasan pemilu partisipatif tingkat Kecamatan Pattallassang dalam rangka pileg dan pilpres di hotel grand Kalampa, Rabu (7/11).
Rapat koordinasi ini dihadiri 16 pimpinan partai politik, 9 Kepala Kelurahan se Kecamatan Pattallassang serta Ketua PWI Takalar dan beberapa Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) dan media cetak serta online.
Ketua Bawaslu Takalar Ibrahim Salim menyampaikan bahwa rapat koordinasi hari ini, merupakan salah satu cara untuk melakukan pencegahan pelanggaran pada pileg mendatang. “Kami menyampaikan kepada kepala kelurahan, pimpinan partai se Kecamatan Pattallassang, LSM dan teman media cetak dan online agar bisa terlibat langsung dalam melakukan pengawasan”, ucap Ibrahim Salim, Rabu kemarin.
Selain itu, disampaikan pula tentang PKPU dan Perbawaslu yang mengatur tentang kampanye untuk pemilu 2019. “Begitupula dengan teman teman media cetak dan media online, dimana saat ini belum bisa memasang Iklan di medianya karena belum masuk tahapannya,”jelas Ibrahim.
Nanti 21 hari sebelum masuk masa tenang baru bisa memasang iklan di media cetak dan media online, dan dilanjutkan pula pemaparan tentang pemasangan dan jenis alat peraga Kampanye (APK) dan bahan kampanye, Kunci Ibrahim.(wan-Ira/rif/d)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top