Headline

Bergerak Menyentuh Kaum Terpinggirkan

SESI diskusi Mempoki ri BKM di ruang rapat redaksi lantai III Graha Pena, Rabu (7/11) agak berbeda dari biasanya. Yang hadir sebagai narasumber adalah tim pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka menamai dirinya Jaringan Pribumi Indonesia Sulawesi Selatan (Japri Sulsel).
Riyanto Darmasaputra selaku Ketua Japri Sulsel, mengatakan lembaganya telah terbentuk sejak tahun 2014. Seiring dengan kian banyaknya masyarakat yang ingin bergabung, kemudian dibentuklah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tersebar pada 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Perkembangan kehidupan berbangsa di era pemerintahan saat ini, menurut Riyanto, masyarakat Indonesia mulai termarjinalkan. Mulai dari dunia kerja, hingga semakin tingginya impor barang dibanding ekspor.
“Ormas Japri ini sudah memiliki jarangan yang sudah tersebar di 24 kabupaten/kota. Kehadiran kami ini untuk memperkenalkan profil ormas, yang lahir dari kegelisahan masyarakat pribumi yang mulai termarjinalkan di negaranya sendiri. Bahkan lima tahun belakangan ini masyarakat Indonesia sudah seperti tamu di negara sendiri,” terang Riyanto.
Kehadiran ormas Japri ini, diharapkan Riyanto, bisa menjadi wadah untuk memerangi permasalahan tersebut, dan menjadikan Indonesia menjadi negara para pribumi.
Saat ini, struktur organisasi Japri sudah terbentuk mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD, DPC, serta sayap organisasi. Mereka sudah bergerak untuk membantu kerja-kerja mesin partai yang belum menyentuh kaum terpinggirkan.
“Kita ingin menjadi tuan rumah di negara sendiri. Kita juga sudah menjalani pemerintahan ini, dan buktinya kami tidak puas. Jadi kami akan kawal suara para ulama untuk mendukung Prabowo-Sandi. Japri juga bekerja secara militan menghindari dari isu SARA. Sikap politik kita juga beroritentasi dan memasarkan gerakan simpati dengan mengumpulkan teman-teman dalam sebuah kegiatan,” jelasnya.
Sekertaris Japri Sulsel Fahmid Ridha menerangkan, ormasnya secara militan telah bergerak membentuk jaringan pribumi yang telah berkomitmen memenangkan pasangan calon Prabowo-Sandi. Ormas ini telah terbentuk menjadi sebuah organisasi dengan maksud memenangkan pasangan capres-cawapres di pilpres 2019 mendatang.
“Kedatangan kami ke sini (BKM) ingin membicarakan substansial pergerakan jaringan pribumi atau Japri yang telah berkomitmen memenangkan Prabowo-Sandi. Dari awalnya hanya beberapa orang, kini bisa mencapai berbagai lapisan kalangan. Salah satu menariknya ormas ini, karena semangat yang dimiliki,” jelasnya.
Saat ini Japri sudah memiliki dua posko pemenangan. Masing-masing di Jalan Emmy Saelan dan Jalan Adhyaksa. Mereka terus menyuarakan apa yang menjadi visi dan misi pasangan Prabowo-Sandi.
“Jaringan kami ini beranggotakan kalangan politisi, pengusaha, dosen, pegawai negeri, aparat penegak hukum, TNI, hingga ustads. Anggota dari berbagai agama kita rangkul semua,” tandasnya.
Selain itu, para srikandi Japri Sulsel juga memiliki sejumlah program yang akan dijalankan untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. Salah satunya dengan melakukan roads how keliling daerah di Sulsel, sunatan massal, dan donor darah. Tipa hari Rabu juga dilaksanakan kegiatan berbelanja di pasar-pasar tradisional sambil mengenakan atribut Prabowo-Sandi dan baju Rabu Biru.
“Srikandi sedang merancang kegiatan untuk melakukan road show di tiap kabupaten/kota. Menyusun juga program sunatan massal, donor darah. Banyak hal yang akan kita lakukan untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Khususnya bergerak di kalangan ibu-ibu. Kalau sesama ibu rumah tangga kan lebih enak sosialisasinya,” jelasnya. (ita/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top