Kriminal

Eksekusi Erwin Haiyya Tunggu Salinan Putusan

MAKASSAR, BKM — Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar Erwin Syafruddin Haiyya belum juga dieksekusi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Alasannya, mereka masih menunggu salingan putusan dari majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.
Putusan majelis hakim dinyatakan telah inkra (berkekuatan hukum tetap), lantaran terdakwa tidak mengajukan upaya hukum banding. Pada Selasa (16/10), Erwin telah divonis pidana penjara selama 1 tahun 5 bulan penjara, denda Rp50 juta. Subsider dua bulan kurungan. Ia dinyatakan terbukti bersalah dalam perkara korupsi pengadaan ATK (Alat Tulis Kantor) dan makan minum di lingkup Pemkot Makassar.
”Putusannya tinggal dieksekusi oleh JPU, karena sudah berkekuatan hukum tetap,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar Dicky Rachmat Rahardjo, Selasa (6/11).
Hanya saja, lanjut Dicky, JPU masih terkendala dengan salinan putusan yang belum diterima dari pihak pengadilan Tipikor Makassar. ”Kalau salinan putusannya sudah ada, pasti kita eksekusi. Sehingga terdakwa bisa secepatnya menjalani hukuman pidananya,” tandas Dicky. (mat/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top