Kriminal

Ditegur Bertengkar Istri, Suami Tikam Pemilik Kos

IST PENIKAMAN-Korban penikaman Nurdin dirawat di RS Bhayangkara. Tersangka Syamsuddin alias Ateng yang diamankan bersama barang bukti sebilah badik.

MAKASSAR, BKM — Tindak kriminal yang dipicu minuman keras (miras) kembali terjadi. Seorang suami yang berada di bawah pengaruh miras nekat menikam pemilik kos, karena menegur dirinya saat bertengkar dengan istrinya.
Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kos Jalan Andi Tonro VI nomor 6C, Senin malam (5/11) pukul 21.45 Wita. Kala itu, Syamsuddin alias Ateng (36) yang tengah mabuk, terlibat pertengkaran dengan istrinya.
Pemilik rumah kos bernama Nurdin alias Aco (36) berusaha menengahi. Ia menegur Syamsuddin untuk tidak membuat keributan. Alasannya, malu ke tetangga.
Namun, Ateng tak menggubrisnya. Dia bahkan mencabut badik yang terselip di pinggangnya. Kemudian menikam Nurdin pada bagian dada sebelah kiri.
Saat kejadian, korban sempat memberikan perlawanan. Tapi tak berdaya ketika sebilah badik ditusukkan ke tubuhnya.
Aparat Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalate yang mendapat laporan terjadinya penikaman di Jalan Andi Tonro, langsung mendatangi lokasi. Namun, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Polisi kemudian melakukan penyisiran di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Akhirnya, Ateng yang di tubuhnya dipenuhi rajah, berhasil diciduk dari tempat persembunyiannya di Jalan Andi Tonro.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Diaritz Felle, menjelaskan kronologis kejadian. Berawal ketika pelaku pulang ke rumah kosnya dalam keadaan mabuk. Ia lalu bertengkar dengan istrinya.
”Pemilik kos menegur pelaku agar tidak membuat keributan. Tapi malah ditikam oleh pelaku,” ujar Diaritz, kemarin.
Senin malam (5/11) pukul 21.55 Wita, anggota Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate serta piket yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ramli mendatangi korban di RS Bhayangkara.
Atas kejadian tersebut, polisi telah memeriksa saksi-saksi. Di antaranya Sukardi alias Dg Kardi (45), seorang security dan istri pelaku bernama Nur Santi (39). Dalam peristiwa ini, polisi menyita sebilah badik sebagai barang bukti. (jul/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top