Headline

Pesimistis Kuota CPNS Pemkot Bisa Terpenuhi

MAKASSAR, BKM — Tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar saat ini tengah berlangsung. Meski begitu, sudah ada pesimistis yang datang dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Sekretaris BKD Makassar Basri Rakhman menyampaikan kekhawatirannya jika kuota yang tersedia untuk formasi Kota Makassar tidak bisa terpenuhi semuanya. Pasalnya, hingga saat ini peserta yang berhasil memenuhi nilai passing grade sangat sedikit.
Basri mengatakan, selama dua hari pelaksanaan tes CPNS formasi pemkot, baru sekitar 70 orang saja yang passing gradenya memenuhi. Padahal peserta tes hingga hari kedua telah mencapai angka 7.200 orang.
Jika melihat fakta yang terjadi selama dua hari, Basri pun memprediksi tidak akan bisa mencapai jumlah target sebanyak 481 formasi hingga berakhirnya tes. Karena untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni Tes Kompetensi Bidang (TKD), peserta minimal yang bisa mengikuti adalah tiga kali jumlah formasi. Jadi setidaknya, ada minimal 1.443 peserta yang harusnya lolos di tes tahap pertama ini.
“Sepertinya tidak akan bisa sampai ini. Kita lihat, sampai hari kedua saja baru sekitar 70 orang. Sementara tes hanya sampai empat hari,” kata Basri.
Basri mengakui, fenomena seperti tidak hanya terjadi di Makassar. Pada beberapa daerah di Indonesia, dikatakannya juga banyak yang mengalami hal serupa.
“Bukan cuma di Makassar yang begini. Banyak daerah lain. Kalau memang tidak mencukupi seperti ini, nanti kementerian yang putuskan selanjutnya mau bagaimana. Kita hanya menjalankan tugas,” tambah Basri.
Aturan tes TKD yang mengharuskan peserta diikuti oleh minimal tiga kali jumlah formasi yang dibutuhkan, dikatakan Basri, baru kali ini diterapkan. Menurutnya, ini adalah aturan baru kementerian.
Pada tes CPNS formasi Pemkot Makassar sebelumnya yang berlangsung beberapa tahun lalu, diakui Basri, juga mengalami hal yang sama. Namun bedanya, dulu tidak terlalu mencolok, sehingga formasi yang tidak terpenuhi dibiarkan tak terisi.
”Dulu rendah passing gradenya. Tidak wajib juga kompetensi bidang. Kalau dulu ada juga saya kira formasi yang lowong, tapi dibiarkan tidak terisi, karena tidak terlalu mencolok kekurangannya,” tandasnya.
Seperti hari sebelumnya, jalannya tes CPNS Pemkot Makassar di auditorium RRI Jalan Ribura’ne berlangsung ketat. Para peserta menjalani pemeriksaan berlapis sebelum masuk ke dalam ruang ujian. Hal itu untuk menghindari praktik percokian yang sempat muncul pada tes bagi CPNS Kementerian Hukum dan HAM.
Panitia di lokasi tes CPNS Pemkot Makassar, kemarin mengaku tak menemui kendala berarti dalam pelaksanaan ujian. Termasuk belum ada praktik perjokian yang ditemukan. (nug/rus/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top