Kriminal

Ibu-ibu Pemasok Tramadol Terciduk Bersama Dua Pengedar

IST EDARKAN TRAMADOL-Dua pria dan seorang ibu rumah tangga pengedar obat daftar G jenis Tramadol yang diamankan Satres Narkoba Polres Pelabuhan.

MAKASSAR, BKM — Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelabuhan, Kamis (1/11) sekitar pukul 23.45 Wita menciduk tiga orang pengedar obat daftar G jenis tramadol. Mereka diamankan dari sebuah rumah kos di Jalan Cendrawasih. Satu di antaranya seorang ibu rumah tangga (IT).
Masing-masing masing-masing Ashar alias Uca (35), warga Jalan BTN Graha Kalegowa Blok E/10. Sukriadi alias Kiki (34), dan IRT bernama Ratna Dg Baji alias Uca. Keduanya beralamat di Jalan Baji Minasa 2 Dalam. Dari tangan para tersangka polisi menemukan 34 biji tramadol siap edar.
Kasatres Narkoba Polres Pelabuhan AKP Ilham Fitriadi mengemukakan, penangkapan tersangka dipimpin Kanit Opsnal Ipda Asnawi. Berawal ketika diperoleh informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Cendrawasih sering terjadi peredaran narkoba jenis sabu dan obat daftar G.
Polisi lalu mengecek Informasi itu mendatangi lokasi. Mereka langsung masuk ke dalam rumah kos yang telah dilaporkan sebelumnya. Penggerebekan pun dilakukan.
”Seorang lelaki bernama Ashar alias Uca digeledah. Hasilnya, ditemukan lima butir tramadol di saku celana depan sebelah kanan. Obat terlarang tersebut dikemas dalam satu saset,” ujar AKP Ilham Fitriadi, kemarin.
Saat diinterogasi, tersangka Uca mengatakan bahwa obat daftar G yang dikuasainya diperoleh dari seorang perempuan bernama Ratna alias Acce. Ternyata, Ratna juga menghuni rumah kos tersebut.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan di dalam kamarnya. Ditemukan satu buah tas kecil. Setelah diperiksa, ditemukan 29 butir obat daftar G merek tramadol. Terdiri dari dua saset isi lima biji. Satu saset isi 10. Satu saset isi tujuh biji. Satu saset isi dua biji. Ada pula uang tunai Rp19.000 yang diamankan dari genggaman tangan kanan Ratna. (jul/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top