Headline

‘Raja’ Curas di 30 Titik Dilumpuhkan

MAKASSAR, BKM — Seorang pria bertubuh ceking berjalan pincang di Mapolsek Panakkukang, Rabu (10/10). Betis kirinya dililit perban. Sesekali dia meringis menahan perih dari lukanya.
Namanya Randiyandika alias Bandik. Usia 18 tahun. Polisi terpaksa melumpuhkannya, karena mencoba berbuat ulah saat digiring untuk pengembangan kasus.
Lelaki ini tertangkap, menyusul keterlibatannya dalam kasus tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Adalah tim gabungan Satuan Resimen Mobile (Resmob) Polsek Panakkukng diback up Resmob Polda Sulsel yang memberi tindakan tegas terhadap Bandik. Dalam pemeriksaan polisi, terungkap jika Bandik merupakan ‘raja’ curas. Sedikitnya sudah ada 30 titik lokasinya beraksi.
Usai menjalani interogasi, dia kemudian digiring untuk menunjukkan tempatnya menjambret. Di salah satu lokasi, Bandik berbuat ulah. Ia melakukan perlawanan agar terlepas dari kawalan petugas. Selanjutnya mencoba melarikan diri.
Tindakan persuasif tak berbuah hasil, aparat bertindak tegas. Peluru pun bersarang di kaki Bandik. Dia roboh. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis. Setelah itu dibawa ke Mapolsek Panakkukang. Selanjutnya dijebloskan ke balik jeruji besi.
Kepala Unit Resmob Polda Sulsel AKP Edy Sabhara mengatakan, tersangka Bandik merupakan dalang aksi curas di Makassar. Ia terpaksa dilumpuhkan setelah mencoba melarikan diri.
“Sudah ada beberapa lokasi tempat ia beraksi ditunjukkan. Namun, pada salah satu tempat yang cukup dikuasainya, tersangka mencoba melakukan perlawanan. Tembakan peringatan diabaikan, sehingga diambil tindakan tegas,” jelas Edy, kemarin.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap menjelaskan kronologis penangkapan tersangka. Terakhir keberadaannya terlacak di Jalan AP Petta Rani.
“Awalnya, tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang yang diback up Resmob Polda Sulsel menindaklanjuti laporan korban dalam kasus curas, curat, dan curanmor. Dari hasil penyelidikan, diperoleh informasi bahwa seorang pelaku curas yang dikenal dengan nama Bandit tengah berada di AP Petta Rani 02 Lorong 1. Tersangka berhasil dibekuk, lalu dibawa ke posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Ananda.
Dalam pemeriksaan, Bandit mengakui perbuatannya yang menjadi dalang aksi kriminal di 30 titik. Ia juga menyebut beberapa rekan yang bersamanya saat beraksi. Identitas mereka kini telah dikantongi polisi, dan dilakukan perburuan. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top