RAMZAH THABRAMAN
Headline

Amin Syam Kembali Injak Kantor Gubernur

IST TEMUI GUBERNUR-Mantan Gubernur Sulsel HM Amin Syam (dua dari kiri) bertemu dengan Gubernur HM Nurdin Abdullah, Rabu pagi (10/10). Amin Syam datang dalam kapasitas sebagai Ketua DMI Sulsel.

MAKASSAR, BKM — Mantan Gubernur Sulsel HM Amin Syam kembali menginjakkan kakinya di kantor gubernur. Dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, ini merupakan kedua kalinya ia berada di gedung yang selama lima tahun pernah ditempatinya berkantor.
Sejak kalah bertarung dari Syahrul Yasin Limpo di pemilihan gubernur Sulsel 10 tahun silam, agenda serta kegiatan Amin Syam jarang terekspose. Dan kemarin, Rabu (10/10), orang nomor satu di Pemprov Sulsel periode 2003-2007 itu berkunjung ke bekas kantornya. Ia bertemu dengan Gubernur Nurdin Abdullah.
Kehadiran Amin Syam kali ini dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulsel. Nurdin Abdullah menerima Amin saat kantor gubernur belum terbuka untuk umum atau jam kantor.
Pertemuan berlangsung pada pukul 06.30 Wita hingga pukul 08.00 Wita. Amin Syam adalah tamu pertama NA kemarin.
Pengurus Wilayah DMI Sulsel H Muh Asnawi M yang juga ikut, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut adalah dalam rangka silaturahmi dengan NA yang juga Wakil Ketua DMI Sulsel.
“Sekadar silaturahmi dengan Wakil Dewan Masjid Provinsi Sulsel, dan memperkuat sosialisasi program guna memajukan Dewan Masjid Indonesia,” kata Muh Asnawi.
Selanjutnya, usai menerima Amin Syam, NA lanjut melakukan pelantikan Penjabat Sekprov Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo.
Menurut Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulsel Amson Padolo, kehadiran Amin Syam di kantor gubernur merupakan kunjungan keduanya setelah tidak lagi menjabat sebagai gubernur Sulsel.
“Kalau tidak salah, pernah satu kali beliau juga datang ke sini (Pemprov Sulsel). Tapi saya lupa dalam rangka kegiatan apa. Beliau sempat transit di ruang kerja Pak Gubernur sebelum menghadiri acara yang digelar di Ruang Pola,” pungkasnya. (rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top