Sulselbar

Taekwondo Gowa Optimis Raih Dua Emas


GOWA, BKM — Meski cabang olahraga taekwondo merupakan cabang baru dalam daftar cabor yang diikuti Kabupaten di Porda XVI dan Paraprov IV kali ini, bukan berarti para atlet beladiri yang mengandalkan tendangan kaki ini tidak punya target.

Buktinya, taekwondo Gowa yang dikawal tujuh atlet muda berbakat ini optimis bisa menoreh hasil terbaik di Porda tersebut.

“Insha allah kami siap sumbang dua emas dan semoga impian kami terwujud,” kata Andi Hadi Indrajaya salah satu pelatih taekwondo usai rapat internal para atlet dengan para bapak angkat di ruang Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa, Jumat (21/9/2018) pagi.

Menurut Andi Hadi, atlet taekwondo Gowa yang diasuh tiga bapak angkat masing-masing Kadis Kesehatan Gowa, Kabag Humas Kerjasama Gowa serta Direksi PT Mayora ini akan berkompetisi di Porda Pinrang 23 September lusa.

Sebanyak tujuh orang atlet yang merupakan asli putra daerah akan membawa nama Gowa yakni Jamiluddin, Josron Pratama, Mutmainnah Muslimin, Adiyaksa, Nurul Sukmawati, Angel Lidya dan Syahril Zakaria. Mereka selama sebulan lebih digembleng tiga pelatih yakni Andi Hadi, Nompo dan Sandi.

Kadis Kesehatan Gowa dr Hasanuddin selaku bapak angkat usai rapat membahas kesiapan atlet mengatakan tujuh taekwondo ini menjalani masa latihan di gedung wanita.

“Memang taekwondo ini adalah cabor yang baru diikuti Gowa dalam setiap even olahraga. Soalnya cabor ini baru dua bulan lalu memiliki kepengurusan cabang di Gowa. Tapi meski baru kami yakin cabor ini akan mampu memberikan nama harum Gowa di Porda XVI nanti,” terang dr Hasanuddin.

Hal senada dikatakan Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa Abdullah Sirajuddin. Menurut Doel sapaan akrab Abdullah, Porda kali ini memang penuh dengan keterbatasan namun Pemkab Gowa kata Doel akan berupaya maksimal mengikuti Porda.

” Pak bupati menyerukan agar para atlet fokus saja mengejar prestasi. Biarkan Pemkab yang mengurusi seluruh kebutuhan atlet. Atlet tidak bisa dibebani apapun. Salah satu upaya Pemkab melalui Dinas Pemuda Olahraga adalah adanya support bagi para atlet berprestasi akan dihadiahi bonus.

“Untuk medali emas dibonus 5 juta, perak 4 juta dan perunggu 3 juta rupiah. Ini sebuah motivasi yang baik bagi para atlet sehingga mereka betul-betul bersemangat untuk berprestasi. Terkhusus atlet taekwondo kita berharap bisa memberikan yang terbaik,” jelas Doel.

Sementara itu Andi Hadi menambahkan bahwa untuk menyiapkan stok taekwondo Gowa ke depan pihaknya berencana memperbanyak ranting. “Kami akan buka ranting dimana-mana baik di sekolah-sekolah di masyarakat dan sebagainya agar kita bisa menjaring atlet taekwondo,” kata Andi Hadi.

Untuk saat ini tambahnya, di Gowa baru ada dua ranting taekwondo yakni di SMPN 2 Sungguminasa dan di Samata.

Untuk Porda Pinrang, kata dia, cabor taekwondo Gowa akan mengikuti kelas Pomsae (kata dalam cabor karate, red) dan Kyorugi (komite dalam cabor karate, red).

Terpisah salah seorang atlet taekwondo, Syahril Zakaria mengatakan ikutnya dia dalam memperkuat tim taekwondo Gowa adalah kebanggaan tersendiri baginya.

” Secara pribadi saya sangat senang karena terpilih mewakili Gowa. Semoga saya dan teman-teman atlet lainnya bisa menyumbang emas untuk Gowa,” kata mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN Samata ini. (saribulan)


Comments
To Top