Gojentakmapan

Mahasiswa Polytechnic Singapore-FKIP Unismuh Gali Produk Unggulan Masyarakat Gowa


Saat penyambutan mahasiswa Polytechnic Singapore dan FKIP Unismuh di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa.

GOWA, BKM — Sekira 74 orang mahasiswa gabungan dari mahasiswa Polytechnic Singapore dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar berkunjung ke Kabupaten Gowa.

Gabungan mahasiswa ini disambut dengan jamuan malam oleh Bupati Gowa diwakili Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis, Rabu (19/9/2018) malam di Baruga Tinggimae rumah jabatan Bupati Gowa.

Keberadaan mahasiswa-mahasiswa ini dalam rangka melakukan learning express atau belajar ekspres di daerah ini. Rombongan mahasiswa yang dipimpin Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib PhD ini menyebutkan jika para mahasiswa yang hadir tergabung dalam Community Learning Express masing-masing berasal dari Singapore Polytechnic 28 orang dengan empat orang dosen dan delapan orang mahasiswa asal Kanazawa Institute of Technology disertai tiga dosen dan dari FKIP Unismuh Makassar sebanyak 28 orang mahasiswa didampingi tiga dosen.

Erwin Akib mengatakan, KKN singkat yang dilakukan mahasiswa ini adalah program ekspres untuk kedua kalinya yang digelar tahun ini di wilayah Kabupaten Gowa. Yang pertama digelar di Malino Kecamatan Tinggimoncong dan yang kedua digelar di Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat.

“Unismuh dan Pemkab Gowa tidak bisa dilepaskan begitu saja karena salah satu partisipasi yang sangat menguntungkan buat kami ketika Fakultas Kedokteran Unismuh itu dibuka maka rumah sakit yang menjadi rujukan kami adalah RSUD Syekh Yusuf Gowa. Jadi keterikatan inilah yang membuat kami akan selalu mendukung Gowa apapun itu, terutama di bidang pendidikan,” kata Erwin Akib.

Karenanya Erwin Akib pun berharap mudah-mudahan kolaborasi ini akan terus berlanjut. “Kami di kalangan akademik akan terus mensupport dan terus membantu program -program pembangunan di Kabupaten Gowa. Kami juga selalu menyampaikan kepada bapak bupati, kami siap khususnya di FKIP akan selalu mensuport aktivitas-aktivitas pengembangan edukasi di Gowa, salah satunya yang kemarin kita coba untuk mendata adalah kampung Bahasa Inggris yang ada di Malino,” terang Erwin Akib.

Dihadapan mahasiswa learning express ini, Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Gowa dalam learning express tersebut.

Menurut Muchlis, hal ini merupakan kerjasama yang sangat baik dan sangat mengguntungkan sehingga Pemkab Gowa akan terus mensupport dikarenakan hal ini sangat mendukung semua program Pemkab Gowa.

” Kami terus mendorong kegiatan ekonomi produktif antara lain dengan sektor pariwisata. Dengan hadirnya KKN singkat ini, sangat berarti karena potensi sumber daya manusia lokal itu dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomis produktif,” kata Muchlis.

Sekkab juga mengatakan bahwa Pemkab Gowa di dua tahun ini telah mencanangkan program yang namanya ‘one village one product’, dimana setiap desa mampu memiliki satu produk unggulan.

“Inilah yang sementara kami arahkan di setiap desa -desa dan dengan adanya KKN ini maka akan sangat mendukung Desa Mandalle, karena sudah ditemukan jenis produk unggulan, namun kami butuh dukungan dari tiga lembaga yang hadir saat ini, untuk bisa kembali lagi memberikan edukasi-edukasi ke masyarakat Gowa,” kata Muchlis.

Wildan Burhanuddin selaku Ketua Pelaksana KKN mengatakan bahwa FKIP Unismuh bekerjasama dengan Singapore Politechnic melakukan KKN singkat, dimana seluruh mahasiswa Politechnic Singapore melakukan kolaborasi dalam tiga bentuk proyek kerja yang pertama proyek pembuatan batu bata, yang kedua proyek pembuatan tusuk sate, dan ketiga proyek pembuatan dinding dari bambu.

“Mahasiswa ini datang, tinggal, dan terjun langsung kepada masyarakat menanyakan masalah-masalah yang jadi kendala dalam membuat produk unggulan ini. Setelah mereka tampung, disinilah mereka ditantang untuk memberikan inovasi-inovasi, dimana bentuk capaian proyeknya berbentuk prototipe yang hasilnya mereka berikan kepada masyarakat,” jelas Wildan. (saribulan)


Comments
To Top