Berita

NA Janji Hubungkan Akses Jalan Pantai Apparalang-Mandala Ria

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat berdialog dengan warga Desa Ara Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (15/9/2018).

BULUKUMBA, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah (NA) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bulukumba, Sabtu (15/9/2018).

Kunjungan itu dalam rangka menutup ajang tahunan Festival Phinisi di Pantai Bira. Namun, sebelum menutup kegiatan itu, Nurdin bersama isteri, Lies Fachruddin berkunjung ke Pantai Mandala Ria, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Desa ini merupakan pusat pembuatan kapal phinisi.

Kehadiran Nurdin yang juga didampingi Bupati Bulukumba Sukri Sappewali dan Penjabat Bupati Bantaeng Ashari F Radjamilo, dalam rangka bersilaturahim dengan masyarakat. Sekaligus menampung aspirasi mereka.

Tokoh masyarakat Desa setempat, Hasan Denge menjelaskan, selain sebagai lokasi pembuatan kapal Phinisi, Desa Ara juga memiliki pantai yang cukup eksotis disebut Pantai Mandala Ria. Namun sayang, destinasi wisata itu belum terekspos dengan baik.

Alasannya, infrastruktur jalan menuju ke sana belum baik. Karena berdekatan dengan obyek wisata lain yakni Pantai Appalarang, diharapkan ada akses jalan yang menghubungkan kedua obyek wisata tersebut.

“Mudah-mudahan dibuat akses jalan dari Pantai Mandala Ria ke Apparalang karena jaraknya hanya 1,5 Km,” ujarnya.

Permintaan ini pun langsung direspon oleh Nurdin Abdullah. Dia berjanji Senin (17/9), keinginan mereka akan langsung ditindaklanjuti dengan pengukuran, dan rencana penyelesaian pada tahun 2019.

“Hari Senin, Kadis PU langsung saya suruh datang. Kita tunjukan saja dari mana sampai mana, 2019 kita selesaikan,” sebutnya.

Upaya itu dilakukan Nurdin sebagai bentuk dukungan bagi pengembangan pariwisata di Sulsel.

Apalagi dibandingkan Bali, kunjungan wisatawan yang ke Sulsel jumlahnya jauh lebih sedikit. Wisatawan ke Bali 4,5 juta, sedangkan Sulsel hanya 0,4 persen dari jumlah tersebut.

“Ini karena ke Bali, semuanya kemana-mana mudah, makanya Bulukumba harus diperjuangkan,” ujarnya. (rahma)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top