Headline

Proses Mutasi Pejabat Bantaeng ke Pemprov Hanya Empat Hari

NUANSA agak berbeda kini terasa di kantor gubernur. Termasuk orang-orang yang berada di lingkaran Nurdin Abdullah sebagai orang nomor satu di Sulsel.
Pantauan BKM, di ruang kerja gubernur dan wakil gubernur, sejumlah wajah-wajah baru menempati meja kerja pegawai. Hanya satu dua wajah lama yang bertahan.
Informasi yang diperoleh, sejumlah pejabat Pemkab Bantaeng dipastikan akan ikut gerbong NA ke Pemprov Sulsel. Salah satunya adalah Kabag Humas dan Protokol Bantaeng Idham Kadir. SK mutasinya bernomor: 824.4-1051sudah diteken oleh Gubernur Nurdin Abdullah pada Rabu (12/9).
Berbeda dengan diajukan pegawai biasa yang memakan waktu berbulan-bulan, proses mutasi Idham hanya memakan waktu beberapa hari saja.
Dalam SK mutasinya, tercantum surat pernyataan persetujuan pindah dari Bupati Bantaeng, Nomor 824/709/BKPSSm/IX/2018 pada tanggal 8 September 2018.
Hanya empat hari kemudian, SK mutasi sudah dikantongi Idham. Diapun resmi menjadi Aparatur Sipil Negara Pemprov Sulsel.
Berdasarkan SK itu, Idham ditempatkan pada Biro Humas dan Protokol. Namun karena pegawai baru, Idham masih status nonjob. Pangkat terakhir Idham saat menjabat Kabag Humas dan Protokol Bantaeng adalah pembina dengan golongan IVa.
Kendati saat ini masih berstatus nonjob, Idham dipersiapkan untuk mengisi salah satu posisi strategis di Pemprov Sulsel.
Menurut informasi, Idham dipersiapkan untuk menduduki posisi Kepala Bagian Rumah Tangga yang mengurusi seluruh kebutuhan pimpinan.
Saat ini, ada beberapa nama lagi yang diperkirakan akan ditandatangani SK mutasinya untuk bergabung dengan gerbong Nurdin Abdullah di Pemprov Sulsel.
Pantauan BKM kemarin, saat berada di kantor Gubernur Sulsel, orang-orang yang mendampingi NA rata-rata pejabat dari Kabupaten Bantaeng. Di antaranya kepala Bappeda Bantaeng dan kepala BKD Bantaeng.
Tak tampak pejabat eselon II Pemprov Sulsel yang terlihat di dekat NA. Kecuali saat NA menerima Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) di ruang kerjanya, gubernur didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Asmanto Baso Lewa.
Idham merupakan salah satu nama yang masuk daftar ASN ikut seleksi mutasi beberapa waktu lalu.
Data BKN, dari 247 ASN kabupaten/kota yang mengajukan mutasi, 39 orang berasal dari Kabupaten Bantaeng. Jumlah ini paling tinggi dibanding kabupaten/kota lainnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo membenarkan jika Idham merupakan salah satu ASN yang ikut seleksi pindah beberapa waktu lalu.
Secara keseluruhan proses seleksi pindah sudah rampung. Sekarang tergantung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) apakah memang membutuhkan ASN yang sudah ikut seleksi.
Khusus untuk Idham, karena memang dibutuhkan di Protokol, sesuai permintaannya, yang bersangkutan ditempatkan di sana. Karena memang senantiasa mendampingi gubernur.
“Jadi penempatan Idham memang sesuai permintaannya. Dia kan selalu mendampingi Bapak Gubernur, jadi ditempatkan di sana,” pungkas Ashari. (rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top