Berita

Polisi Segel Rumah Tanpa Izin Pengadilan?

MAKASSAR, BKM — Tim Penyelidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar, melakukan penyegelan tanah dan bangunan secara sepihak yang terletak di Kompleks Andita, di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar.

“Penyegelan tersebut dilakukan secara sepihak dan tanpa melalui prosedur hukum, yang diatur dalam KUHAP (Kitab Undang undang Hukum Acara Pidana),” kata Kuasa Hukum dari pihak terlapor, Muh Syahban Munawir, saat ditemui, Jumat (14/9/2018).

Padahal dalam penanganan perkara tersebut, masih berproses ditahap penyelidikan dan belum ditingkatkan ketahap penyidikan.

Bahkan tim penyelidik, dalam melakukan penyegelan tersebut, tanpa didasari dengan adanya surat penetapan resmi melakukan dari pengadilan setempat.

“Makanya kita heran kenapa, bisa bangunan itu disegel tanpa didasari penetapan dari pengadilan,” ungkapnya.

Justru polisi saat melakukan penyegelan, kata Muh Syahban Munawir, berdalih dan beralasan hanya untuk berjaga jaga. Serta mengatisipasi terjadinya keributan antara pihak pelapor dan terlapor.

Tak hanya itu saja, pihak polisi juga bahkan memasang garis polisi di pintu dan gembok rumah tersebut. Sehingga kliennya menurut Muh Syahban Munawir, tidak bisa melakukan aktifitas di dalam rumah tersebut.

Dikonfirmasi terpisah Kasubdit Jatanras Polda Sulbar, AKBP Mappiaji mengaku, pihaknya melakukan penyegelan lantaran tidak menginginkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita segel sementara karena ditakutkan terjadi bentrok. Karena pihak terlapor datang ke lokasi membawa preman, begitupun pihak pelapor,” akunya saat dihubungi via telepon, Jumat (14/9).

Mantan Wakapolres Maros ini menerangkan, pekan depan pihaknya akan meminta keterangan dari saksi ahli untuk minta mendapatnya. Sebab, saat ini sementara ditelusuri pemiliknya.

“Insya Allah minggu depan, kita akan minta keterangan saksi ahli untuk mengambil pendapat hukumnya. Kalau ahli mengatakan kasus itu layak dinaikkan statusnya, makan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan, ” terangnya. (mat)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top