Headline

Dua Wanita Buron Kasus Korupsi Terciduk

BKM/RAHMAT DITANGKAP -- Dua wanita buron kasus korupsi Kejari Bone yang ditangkap tim Intelijen Kejati Sulsel di Makassar. Jumat (7/9). Reskianty Idris (kiri) dan Sanatang (kanan).

MAKASSAR, BKM — Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh jua. Pepatah ini cocok untuk menggambarkan perilaku dua orang wanita ini.
Mereka terciduk tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel di dua lokasi berbeda. Keduanya merupakan buronan terpidana kasus korupsi di Kabupaten Bone.
Yang pertama kali ditangkap adalah Reskianty Idris alias Deby. Dia adalah buron terpidana korupsi proyek pembangunan Balai Benih dan Pembibitan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bone tahun anggaran 2007.
Deby diringkus di tempat jasa pencucian pakaian (laundry) 27 di Jalan Veteran. Setelah tim intelijen Kejati melakukan pemantauan selama 3 jam, sejak pukul 09.00 Wita, Jumat (7/9).
Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung No. 615/Pid.sus/2014 tanggal 26 Nopember 2014. Bahwa atas dasar permintaan pencarian orang dari Kejari Bone, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Peritah Tugas No. SP.TuG-/R.4/Dsp/09/2018 tanggal 6 september 2018.
Wanita yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu ditangkap tim intelijen Kejati, yang dipimpin langsung Asintel Iman Wijaya. Ia didampingi anggota intelijen, masing-masing Zulkarnaen, Salahuddin, A Usama Harun dan Irwan Somba.
“Setelah terpidana tertangkap, kita kemudian serahkan ke tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Bone untuk dilakukan eksekusi,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, Jumat (7/9).
Reskiyanti divonis hukuman pidana penjara oleh majelis hakim tipikor Mahkamah Agung selama 1 tahun penjara, denda Rp50 juta, subsider 1 bulan kurungan.
Berselang satu jam setelah menangkap terpidana Reskianty, tim intelijen Kejati Sulsel kembali mengamankan satu buronan lainnya. Juga seorang wanita. Namanya Sanatang. Ia merupakan kasus korupsi Bantuan Dana Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2012.
Sanatang menyerahkan diri kepada tim Intelijen Kejati Sulsel sekitar pukul 10.15 Wita. Sebelumnya, tim mendatangi rumah terpidana guna melakukan pemantauan.
“Penyerahan diri terpidana dilakukan di Jalan Jendral Sudirman setelah tim memburunya,” terang Salahuddin lagi.
Perburuan atas diri Sanatang dilakukan tim Intelijen Kejati Sulsel atas dasar permintaan pencarian orang dari Kejari Bone. Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Peritah Tugas No. SP. TuG-/R.4/Dsp/09/2018 tanggal 06 september 2018.
Dalam kasus ini, lanjut Salahuddin, terpidana terbukti bersalah melakukan perbuatan korupsi berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Maksssar No.30/pid.sus.tpk/2017 tanggal 3 Oktober 2017.
“Setelah terpidana kedua diamankan, kemudian langsung diserahkan ke tim JPU Kejari Bone untuk dilakukan eksekusi,” tandas Salahuddin.
Sanatang dijatuhi hukuman pidana penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Makassar selama satu tahun tiga bulan, denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan. (mat/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top