Headline

BPKP Diminta Audit Proyek Infrastruktur di Sulsel

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit terhadap proyek-proyek infrastruktur yang telah berjalan pada masa pemerintahan gubernur sebelumnya Syahrul Yasin Limpo.
“Kita akan minta BPKP (audit),” kata Nurdin yang ditemui usai serah terima jabatan (sertijab) di Makassar, Jumat (7/9).
Pelibatan BPKP, diungkapkan Nurdin terkait dengan rencana evaluasi berbagai proyek infrastruktur di wilayah tersebut. Meski meminta audit dilaksanakan, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menegaskan jika pihaknya tidak sedang mencari-cari kesalahan.
“Kami ini kan mau ‘kick off.’ Kami harus mulai dari mengaudit dulu, agar kami tahu startnya kami dari mana,” ujarnya.
Audit tersebut, kata dia, untuk memperjelas titik awal pemerintahannya mulai bekerja. Sehingga, jika dari hasil audit tersebut ditemukan masalah hukum, maka akan menjadi tanggung jawab pengelola lama. “Kami tidak mau terlibat,” imbuhnya.
Pihaknya bersama Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, kata dia, telah bersepakat agar tidak lagi mundur ke belakang, tetapi maju ke depan. “Kami tidak mengurus masa lalu, tetapi maju ke depan,” ucapnya.
Salah satu proyek infrastruktur yang menarik perhatian adalah proyek Centrepoint of Indonesia (CoI). Menurut NA, CoI itu sudah ada swasta yang masuk tinggal, sehingga statusnya harus diperjelas.
“Kenapa harus diaudit? Karena ada APBD disitu. Ke depan, kita akan berharap berjalan dengan baik. Makanya mau diaudit lagi, tapi bukan mau urusi ada kesalahan atau tidak. Karena kalau ada pelanggaran itu tanggung jawab pemerintah sebelumnya. Kita tak mau urusi,” ungkapnya.
Dia berharap semoga tidak ada masalah yang ditemukan ke depan.
“Kami kan dari sini iya kan. Tapi berdoa saja, mudah-mudahan tidak ada masalah. Jangan kita doakan ada masalah,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, sinergitas antara pusat, provinsi, dan kabupaten harus terjaga dan berkesinambungan. Komunikasi harus terbangun. Karena banyak hal yang pusat belum tahu terkait Sulsel.
“Komunikasi kita bangun. Saya ini sudah pra. Sudah sampaikan ke presiden. Sudah sampaikan ke wapres tentang Sulsel. Beliau mengatakan, coba dibuatkan itemnya. Setelah itu kita duduk bersama yang mana kamu prioritaskan,” ungkap NA. (rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top