Headline

Tiga Remaja Dipasok Tembakau Gorilla dari Bandung

MAKASSAR, BKM — Aparat Polsek Manggala mengungkap sindikat penyalahgunaan narkotika sintetis jenis tembakau gorilla. Peredaran barang yang berasal dari Bandung itu melibatkan tiga orang remaja.
Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin memimpin langsung penyelidikan kasus ini. Hasilnya, seorang remaja berinisial Fz alias Oc (15) berhasil diamankan. Ia terciduk di Kompleks Perumahan Santaruna, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa satu paket saset plastik kecilyang ditemukan di dalam dompetnya.
Saat diperiksa, Oc mengakui barang haram itu ia peroleh secara cuma-cuma dari rekannya berinisial Ft. Senin dini hari (13/8) itu juga langsung dilakukan pengembangan.
Oc digiring untuk menunjukkan persembunyian Ft. Keduanya masih bertetangga.
Polisi berhasil meringkus Ft. Darinya disita barang bukti 37 saset kecil tembakau gorilla.
Dalam pemeriksaan, keduanya kompak menyebut satu nama rekannya. Yakni Ard alias And. Tembakau gorilla dibeli seharga Rp50 ribu.
”Saya kemudian menjualnya dan mendapatkan Rp800 ribu. Selanjutnya uangnya saya serahkan ke dia (Ard),” kicau Ft.
Perburuan terhadap Ard dilakukan di Jalan Bori, Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala. Melihat dua rekannya dengan tang terborgol, Ard pasrah saat ditangka. Saat digeledah, ditemukan enam saset paket kecil tembakau gorilla.
Ketiganya pun kemudian digelandang ke Mapolsek Manggala untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.
Pengakuan Ard ke penyidik, ia membeli barang haram itu dari seorang pria bernama Riski yang berlamat di Bandung. Transaksinya melalui daring. Riski mentransfekan uang sebesar Rp1 juta. Selanjutnya mengirimkan paket seberat 10 gram lewat jasa pengiriman.
Kanit Reksrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin yang dikonfirmasi, Senin (13/8) membenarkan penangkapan tiga pelaku penyalahgunaan narkotika sintetis gorilla tersebut. Kata dia, mereka diamankan di tempat berbeda. Dari tangan ketiga pelaku masing-masing disita barang bukti.
”Dari keterangannya, barang diperoleh dari Bandung. Identitas pengirimnya sudah ada. Transaksi dilakukan melalui online. Kasusnya masih kita kembangkan,” ujar Iptu Syamsuddin. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top