Sulselbar

Kapolres Luwu Bangun Ruang Terbuka Hijau

Ruang Terbuka Hijau yang sedang di bangun Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso di Mapolres Luwu.

LUWU,BKM-Ide Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Mapolres Luwu patut diapresiasi. Pembangunan ruang terbuka hijau merupakan bentuk penyediaan fasilitas layanan publik bagie masyarakat Luwu maupun bagi jajaran Polres Luwu.

Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso menuturkan, ruang terbuka hijau merupakan fasilitas area atau jalur dalam wilayah yang penggunaannya bersifat terbuka. Dikatakan ‘hijau’ karena RTH menjadi tempat tumbuh tanaman baik secara alamiah ataupun yang sengaja ditanami.

RTH memiliki banyak manfaat, diantaranya “RTH memiliki fungsi ekologi dan merupakan ‘paru-paru’ kota atau wilayah. Tumbuhan dan tanaman hijau dapat menyerap kadar karbondioksida (CO2), menambah oksigen, menurunkan suhu dengan keteduhan dan kesejukan tanaman, menjadi area resapan air, serta meredam kebisingan.” kata Dwi Santoso.

Dia menambahkan fungsilain RTH yakni menjadi ruang tempat warga dapat bersilatu rahmi dan berekreasi. RTH pula memiliki fungsi estetika. “Kehadiran RTH memperindah komplek Mapolres Luwu”. Bayangkan suasana markas yang gersang, hanya dipenuhi tembok dan tanaman artifisial. Bandingkan dengan markas polres atau kantor, atau perumahan, yang menghijau. Bukan saja hati dan perasaan jadi adem. Kepala pun bisa diajak berpikir lebih jernih dan kreatif”tandasnya.

Dari catatan BKM RTH dalam tata kota pula memiliki fungsi planologi.RTH dapat menjadi pembatas antara satu ruang dengan ruang lainnya yang berbeda peruntukannya. Selain itu RTH bahkan memenuhi fungsi pendidikan dimana RTH menjadi ruang tempat satwa dan tanaman yang bisa dijadikan sarana belajar. Kalau anak-anak juga dilibatkan dalam pengelolaan RTH,mereka juga akan mendapat pelajaran soft skill yang penting dan mungkin tak bisa didapatkan di bangku sekolah:

Selain membangun ruang terbuka hijau ,Kapolres Luwu Dwi Santoso pula sedang membangun lapangan tembak sebagai fasilitas untuk melatih personil Luwu,dimana insting seorang polisi dalam menggunakan senjata api baik laras panjang maupun pendek harus teruji dan mengacu pada Protap kepolisian. (irwan musa)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top