Headline

Dua Peluru untuk Maling Modus Panitia Acara di Hotel

MAKASSAR, BKM — Sepak terjang Wahyudin alias Udin di dunia kriminal terhenti untuk sementara. Pria usia 32 tahun ini tumbang di ujung bedil tim Resmob Polda Sulsel.
Dia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, lantaran melakukan perlawanan saat digiring dalam pengembangan menunjukkan barang bukti hasil curiannya. Di Jalan Rajawali 1 Lorong 13A, Kecamatan Mariso tersangka mencoba merebut pistol salah seorang petugas.
Melihat situasi yang rawan, personel resmob lainnya langsung mengambil tindakan tegas. Kaki terangka dibidik pistol saat berusaha mencoba melarikan diri.
Dorr… dorr. Dua butir peluru yang meluncur bersarang dengan cepat menerjang kaki kiri dan kanan tersangka. Seketika itu juga Udin tumbang. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis, Rabu malam (8/8).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan tersangka terpaksa ditembak pada kedua kakinya lantaran mengancam jiwa seorang anggota kepolisian.
”Tersangka mencoba merebut pistol salah seorang anggota saat digiring dalam pengembangan kasus. Personel resmob lainnya yang melihat jiwa rekannya terancam, langsung melumpuhkan tersangka,” ujar Kombes Dicky, Kamis (9/8).
Sebelum diciduk dan ditembak, tersangka melakukan pencurian pada sebuah hotel di wilayah hukum Polsek Rappocini, Makassar. Modusnya berpura-pura sebagai panitia acara yang digelar di hotel.
”Tersangka menyamar sebagai panitia. Korban yang tidak curiga, menitip tasnya kepada tersangka. Di dalam tas berisi barang berharga, seperti emas. Kesempatan ini digunakan tersangka. Dia membawa kabur tas korban,” jelas Dicky lagi.
Setelah korban melapor, tambah Dicky, tim resmob diturunkan melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, tersangka teridentifikasi dan persembunyiannya terdeteksi. Ia berada pada sebuah rumah di Jalan Rajawali Lorong 13A.
Tersangka pun berhasil ditangkap. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni sebuah kalung emas. Sebuah liontin emas. Tiga buah gelang emas. Sebuah gelang silver. Dua buah jam tangan warna emas. Satu jam tangan warna silver. Satu jam tangan kulit fosil. Tiga cincin emas. Sebuah cincin silver. Sebuah peniti emas. Satu tas warna cokelat muda. Satu unit gawai merek Coolpad warna emas.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan tim Resmob Polda Sulsel ke Polsek Rappocini untuk proses hukum lebih lanjut. (ish-jul/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top