Bisnis

BISMA Platform Unggulan Pelaku Kreatif

BKM/CHAIRIL INDRA PENJELASAN -- Ki-ka: Kepala Sub Direktorat Kerjasama Antar Lembaga Pemerintah Dalam Negeri, Sisca Suwitomo, Deputi Fasilitas HKI & Regulasi, Ari Juliano Gema, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Wawan Ruslawan, serta owner dan designer Tyramona, Devy Ramona memberikan penjelasan terkait aplikasi terbaru BEKRAF.

MAKASSAR, BKM — Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kini menghadirkan aplikasi BISMA (Bekraf Information in Mobile Application). BISMA adalah platform unggulan bagi pelaku kreatif untuk mendaftarkan diri ke database resmi Bekraf melalui aplikasi (android/ios) dan website BISMA di https://bisma.bekraf.go.id/.
Untuk mengikuti even ini, pelaku ekonomi kreatif di wilayah Provinsi Sulsel khususnya Kota Makassar, cukup mendaftarkan diri dan bergabung dengan 18 ribu pelaku ekonomi kreatif lainnya yang saat ini telah terdaftar di database BISMA.
Acara ini dibuka Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi, Ari Juliano Gema serta Kepala Bidang Usaha Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, Moh Ichwan di Hotel The Rinra Makassar, Kamis (9/8).
Acara ini diharapkan akan mendukung komunikasi dua arah antara pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor dengan Bekraf untuk memudahkan pemerintah menangkap masalah, memonitoring perkembangan usaha serta menerima saran seputar ekonomi kreatif. Sehingga dapat dihasilkan pemetaan yang akurat serta dapat membantu dalam penyusunan kebijakan ekonomi kreatif dan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif.
Selain itu pelaku ekonomi kreatif yang terdaftar di BISMA akan lebih mudah dalam mendapatkan kesempatan untuk difasilitasi ataupun mendapatkan dukungan oleh Bekraf dalam mengembangkan usaha kreatif mereka.
”Dengan metode sosialisasi yang memberikan pengalaman nyata atau eksperiental, kami harap dapat memotivasi para pelaku disektor ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan memberikan inspirasi untuk mengembangkan usaha kreatifnya,” ujar Ari Juliano Gema, Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi.
Dari hasil survey khusus ekonomi kreatif BPS dan Bekraf, ditahun 2016 produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat Rp922,59 triliun. Angka ini meningkat 4,95 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah unit usaha ekonomi kreatif berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016 (SE 2016) untuk KBLI Ekonomi Kreatif sebanyak 8.203.826 usaha.
”Ditahun 2016, ekspor ekonomi kreatif berhasil mencapai USD20 miliar. Dan ada 16.91 juta jiwa atau 14.68 persen tenaga kerja di Indonesia yang bergerak disektor ekonomi kreatif. Dengan dukungan aplikasi BISMA yang dikembangkan langsung Bekraf dalam membangun database ekraf yang terintegrasi, saya harap angka ini dapat terus meningkat,” ujar Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. (mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top