Gojentakmapan

Bupati Adnan akan Tutup Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berencana untuk menutup sementara jalur pendakian Gunung Bawakaraeng di Kecamatan Tinggimoncong.

Rencana itu dikemukakan Adnan saat tampil memberikan sambutan pada Seminar dan Kaduppakang Gunung Bawakaraeng yang berlangsung dua hari di Istana Tamalate kompleks Museum Istana Balla Lompoa, Sungguminasa, Senin (6/8/2018).

Dalam seminar yang digelar Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forum Intelektual Selatan Sulawesi (FISS) Parimpungan Anak Gowa dan Kriyaw Pecinta Alam ini membahas bersama tentang kondisi Gunung Bawakaraeng sekarang dan upaya penyelamatan dari kerusakannya.

Adnan mengarahkan agar
dilakukan pembenahan yang dimulai dengan pembersihan gunung.

“Karena itu saya punya pemikiran sebaiknya kita tutup dulu bawakaraeng, lalu kita turunkan sampahnya, lakukan pembersihan dan penghijauan, tanami kembali tanahnya dengan pohon, baru dibuka kembali tapi tetap kita harus jaga Bawakaraeng,” kata bupati yang tengah menjalani perkuliahan program doktoral ilmu hukum ini.

Adnan berharap kedepannya Gunung Bawakaraeng mampu menjadi magnet yang mengundang orang untuk berkunjung ke Gowa.

“Tentu kami berharap dengan adanya seminar seperti ini bisa menempatkan Gunung Bawakaraeng sebagai heritage yang membanggakan, dan orang tertarik mengunjungi Kabupaten Gowa,” harapnya lagi.

Seminar yang mengusung tema ‘Kembalikan Kedudukan Gunung Bawakaraeng’ ini menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi Adnan. Dia pun mengingatkan peristiwa longsornya dinding Gunung Bawakaraeng pada 2004 silam.

Longsornya dinding gunung yang berada di batas Kabupaten Gowa dan Sinjai ini salah satu penyebabnya karena kondisi gunung yang mudah erosi disebabkan tidak terjaganya ekosistem yang ada.

Adnan mengaku turut bersedih atas kondisi Gunung Bawakaraeng saat ini yang semakin parah. Menurutnya seminar ini dilakukan untuk menyamakan persepsi atas kondisi tersebut.

“Inilah langkah konkrit yang dilakukan oleh Pemkab Gowa dengan mengadakan seminar, mari kita samakan persepsi kita, menyatukan pemahaman terkait kondisi Bawakaraeng, sehingga kita berharap ada langkah yang dilakukan dengan bekerjasama pecinta alam, dan saya turut sedih dengan keadaan Gunung Bawakaraeng ini,” ucapnya.

Ketua Panitia Seminar, Muhammad Akbar mengatakan kegiatan ini diadakan untuk menginformasikan ke masyarakat luas khususnya Kabupaten Gowa agar sadar pentingnya Gunung Bawakaraeng.

Seminar dan Kadupakkang Gunung Bawakaraeng ini turut dihadiri Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, Sekkab Gowa, Muspida, komunitas pecinta alam dan sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa. (sar)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top