Headline

Dua Oknum Polisi Nyabu Terancam Dipecat

BULUKUMBA, BKM — Ibaratnya pagar makan tanaman. Begitulah kelakuan dua oknum polisi ini. Yakni Bripol IK dan Brigpol AS.
Mereka yang seharusnya bertugas mencegah penyalahgunaan narkoba, malah terjerembab ke dalamnya. Apalagi keduanya bertugas dan ditempatkan di Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bulukumba. Yang menangkapnya adalah rekannya sesama polisi dari satresnarkoba.
Pengungkapan kasus ini bermula setelah aparat Satresnarkoba Polres Bulukumba mengamankan seorang tersangka kasus sabu. Dari pengakuannya, kemudian dilakukan pengembangan.
Kamis dini hari (26/7), Brigpol IK yang diringkus di wilayah Barebba. Ia kemudian digiring untuk pengembangan. Brigpol IK diminta menunjukkan tempat persembunyian Brigpol AS, seorang rekannya yang juga oknum anggota polisi.
Dari penuturan IK, Brigpol AS disebutkan tengah berada di Bontomanai. Tim Satresnarkoba langsung menuju ke lokasi. Brigpol AS berhasil diringkus tanpa perlawanan. Selanjutnya keduanya digelandang ke Mapolres Bulukumba guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Informasi yang diperoleh, kedua oknum polisi ini memiliki catatan ‘hitam.’ Sebelumnya, mereka pernah terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Sanksi atas keterlibatannya juga telah dijatuhkan. Namun, keduanya sepertinya tak kapok hingga akhirnya kembali berulah.
Hanya saja, dalam kasus terakhir yang melibatkan keduanya, belum dipastikan apa status mereka. Apakah sebagai pengguna atau pengedar. Kasus ini masih didalami penyidik Satresnarkoba Polres Bulukumba.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bulukumba Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anggi Naulifar Siregar, membenarkan diamankannya dua oknum polisi itu terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Kata dia, Brigpol IK dan Brigpol AS ditangkap setelah sebelumnya ada seorang pelaku yang diamankan tim Opsnal Satnarkoba.
“Sebelumnya ada seorang pelaku penyalahgunaan narkoba yang terlebih dulu ditangkap. Dari keterangannya pelaku ini, kedua oknum anggota itu kemudian diamankan. Tapi kasus ini masih dalam penyelidikan. Penangkapan dilakukan di dua tempat berbeda. Brigpol IK diamankan di Barebba, sementara Brigpol AS di Bontomanai,” jelas AKBP Anggi, kemarin.
Hanya saja, mantan Kapolres Sidrap ini eggann mengungkap secara detail keterlibatan kedua anggotanya itu. Padahal, keduanya sebelumnya sudah pernah diamankan atas kasus yang sama.
“Keduanya masih diperiksa. Jika terbukti tentu akan diberi sanksi tegas,” ujar Anggi.
Kasatres Narkoba Polres Bulukumba AKP Aris Sumarsono, mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap kedua oknum berangkat brigpol tersebut. “Masih dilakukan penyidikan apakah keduanya berstatus sebagai pengguna atau bandar. Untuk sanksinya, nanti setelah pemeriksaan propam,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Mamajang Kota Makassar ini.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin sore mengaku belum menerima kabar tersebut. Meski begitu, jika betul dua oknum polisi berangkat brigpol tersebut terlibat narkoba, tentu akan mendapat sanksi tegas.
“Jadi bagi anggota kepolisian yang terbukti di pengadilan, menggunakan atau mengonsumsi narkoba akan dipecat secara tidak hormat. Para pemakai yang tertangkap akan diproses secara internal kepolisian, dan dilanjutkan dengan pengajuan ke pengadilan untuk diproses secara hukum,” terang Dicky.
Dijelaskan, dalam intitusi kepolisian, bagi mereka terlibat penyalahgunaan narkotika terlebih dahulu diproses di propam sesuai mekanisme di internal kepolisian. Nanti selanjutnya dengan penyidikan.
”Jika cukup bukti dan terbukti mengonsumsi narkoba, akan diajukan ke pengadilan. Kalau hasil penyidikan statusnya sebagai bandar, tentunya dipecat secara tidak hormat,” kata Dicky. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top