RAMZAH THABRAMAN
Sulselbar

Gegara Postingan di Facebook, Staf Desa Ajakkang Dianiaya

Staf Desa Ajakkang, Ardiansyah ( 28) yang diduga dianiaya oleh Kepala Desa Ajakkang, SA.

BARRU, BKM– Seorang Staf Desa Ajakkang Kecamatan Soppeng Riaja, Ardiansyah (28) harus terbaring lemas di ruang UGD RSUD Barru, Kamis (5/7) malam. Ardiansyah menderita luka lecet pada bagian dalam pipi sebelah kanan, yang diduga akibat dianiaya oleh oknum Kepala Desa Ajakkang, SA. Bukan hanya luka lecet, korban juga mengalami pendarahan di bagian hidung. Saat ditemui di Ruang UGD, Ardiansyah mengungkapkan kejadian yang menimpa dirinya sekitar pukul 17.20 wita, ketika baru saja selesai bermain futsal di Kampung Ajakkang.

“Kami saat itu bermaksud bermain untuk kedua kalinya. Namun secara tiba-tiba muncul SA yang langsung memukul saya. Pipi ini masih sakit karena luka pada bagian dalam dan setiap berusaha duduk, ada darah yang keluar dari hidung. Rasa pusing juga masih terjadi kalau berusaha berdiri, ” kata Ardiansyah.

Staf Desa Ajakkang ini menduga, SA tidak terima karena beberapa waktu lalu saya minta gaji yang belum dibayarkan sebagai staf Desa. Oknum kades semakin jengkel karena korban suka memposting tulisan di facebook tentang pekerjaan dan beberapa kalimat yang dikutip dari pendapat ahli filsafat .

“Jadi kemungkinan gegara postingan yang kerap diciutkan itulah menjadi pemicu ketersinggungan kades sehingga menganiaya saya,” ucapnya dengan nada lirih.

Salah seorang dokter jaga UGD RSUD Barru, dr Anti, yang dimintai keterangan tentang keadaan korban, menyatakan Ardiansyah ini mengalami luka lecet bagian dalam pipi kanan, sehingga mengeluarkan darah segar melalui hidungnya. (udi)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top