Sulselbar

Usai Tarwih, FAS Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Lontangnge

PAREPARE,BKM — Calon Walikota Parepare Faisal Andi Sapada menunaikan Salat Tarwih malam pertama ramadan di Masjid Tarbiyah Lontangnge, Rabu 16 Mei. Usai melaksanakan tarwih, FAS menyempatkan diri blusukan disepanjang jalan pulang, dengan menemui dan menyalami warga satu per satu.

FAS sempat mampir di salah satu rumah tokoh masyarakat Lontangne, H. Palemmuri, dan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat. Ia mendengarkan aspirasi dan keluhan warga selama lima tahun belakangan ini.

Warga-pun tak sungkan menyampaikan kendala dan pertanyaan mereka dalam suasana diskusi yang santai. Diantara yang disampaikan warga, antara lain Pasar Lakessi yang perlu diramaikan kembali, biaya seragam sekolah yang mahal (mencapai jutaan rupiah), pagu wilayah rendah sehingga tak mampu mengakomodir usulan warga, hingga masalah tidak berfungsinya pasar UKM dan kuliner.

“Pada dasarnya apa yang disampaikan, rata-rata sudah terjawab dalam 22 program unggulan. Kita hanya menjabarkan lebih rinci hal-hal yang ditanyakan warga,” ungkap Faisal disela blusukannya.

Pasar Lakessi misalnya, warga menyuarakan dukungan mereka atas rencana FAS menjadikan pasar itu sebagai Pusat Grosir di Utara Sulsel. Dukungan mereka semakin kuat, dengan penegasan FAS yang ingin agar penjual grosir di Lakessi harus warga Parepare sendiri.

“Saya tidak mau ada orang luar yang masuk dan menikmati untung dari kebijakan ini. Harus orang Parepare yang ‘naik kelas’ jadi pedagang grosir. Bagaimana ini direalisasikan, kita sudah kaji konsepnya, dan saya sudah diskusi dengan teman saya kepala koperasi Pasar Tanah Abang Jakarta,” beber FAS.

Masalah pagu wilayah yang diadukan oleh salah seorang fasilitator kelurahan, kata FAS terjawab pada program alokasi khusus Rp2 miliar per kelurahan. Sementara keluhan warga mengenai mahalnya seragam sekolah dijawab dengan menggratiskan seragam untuk siswa baru, plus angkot sekolah gratis. (smr)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top