Headline

Bawaslu Awasi Pembagian Alsintan

MAKASSAR, BKM — Hari H pemilihan gubernur (pilgub ) Sulsel tinggal tersisa 42 hari lagi. Pengawasan semakin dibutuhkan guna mengantisipasi adanya kecurangan yang dilakukan pasangan calon atau tim serta relawan.
Salah satunya kegiatan penyaluran serta pembagian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) oleh Kementerian Pertanian (Kementan), yang dilaporkan makin gencar dilakukan di Sulsel.
Terbaru, Kementerian Pertanian yang dikendalikan Andi Amran Sulaiman yang tak lain kakak kandung cawagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, membagikan puluhan alsintan melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maros . Termasuk pada sejumlah daerah lain dalam beberapa minggu terakhir.
Bantuan dibagikan kepada puluhan kelompok tani di Kabupaten Maros. Penyerahannya dilakukan oleh bupati Maros di Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Senin (14/5).
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel Laode Arumahi yang dikonfirmasi, kemarin mengaku telah menginstruksikan Panwaslu Maros untuk ikut mengawasi jalannya rangkaian pembangian traktor tersebut. Langkah itu sebagai bentuk antisipasi terjadinya pelanggaraan.
“Kemarin kita sudah suruh awasi di sana. Cuma saya belum tahu hasil pengawasannya seperti apa,” ujar Arumahi, Rabu (16/5).
Diakui Arumahi, masa-masa seperti saat ini sangat rentan untuk terjadinya pelanggaran. Karena itu pihaknya terus melakukan pengawasan.
”Tim sudah hadir secara langsung menyaksikan pembagian traktor di Maros. Itu untuk memastikan apakah ada unsur kampanyenya atau bagaimana,” terangnya.
Dosen politik dari Universitas Bosowa Dr Arief Wicaksono, menilai momen pembagian bantuan sangat mudah dipolitisasi demi kepentingan pilkada. Bahkan, meskipun kegiatannya terlihat tidak dipolitisasi, namun tidak menutup kemungkinan sudah terjadi pemanfaatkan momentum itu untuk kepentingan politik.
Bukan hanya demi kepentingan pilkada dan pilgub, Arief Wicaksono melihat hal itu bisa juga terjadi demi kepentingan pilpres mendatang. “Melihat peristiwa itu, saya menduga mungkin saja hal itu terjadi. Bukan hanya untuk kepentingan pilgub, tetapi juga kepentingan yang lebih besar, yaitu pilpres 2019,” kata dia. (rif)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top