Headline

Serapan Anggaran 43 OPD Pemkot di Bawah 9 Persen

MAKASSAR, BKM — Realisasi serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar pada triwulan pertama tahun 2018 tidak memuaskan. Rerata capaiannya di angka 18 persen.
Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018, Senin (14/5) merilis sebanyak 6 OPD memiliki capaian di atas 18 persen. Sementara ada 13 OPD di bawah 18 persen. Bahkan ada 43 OPD di bawah 9 persen.
Berdasarkan rekapitulasi laporan kemajuan realisasi belanja langsung, capaian terendah di bawah 9,19 persen. Diantaranya Dinas Perdagangan (Disdag) dengan realisasi anggaran Rp1,414 miliar atau 8,39 persen dari total pagu anggaran Rp16,863 miliar. Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Makassar terealisasi Rp1,966 miliar atau 8,37 persen dari total pagu anggaran Rp23,498 miliar.
Disusul Dinas Pariwisata dengan serapan anggaran Rp1,416 miliar atau 4,14 persen, dari total pagu anggaran Rp34,200 miliar. Dinas Sosial Rp419 juta atau 2,92 persen dari pagu anggaran Rp16 miliar.
Enam OPD yang berada dalam kategori tinggi realisasi atau lebih dari 18 persen, yakni Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortala), Dinas Koperasi dan UKM, Bagian Pemerintahan, Dinas Pemadam Kebakaran, Bagian Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa serta Kecamatan Wajo. Sementara OPD lainnya masuk dalam kategori sedang dan rendah dengan capaian 18-0 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, tidak menampik masih banyaknya pelaksanaan program yang sudah berjalan, namun ternyata masih banyak yang belum memenuhi harapan. Hal itu sesuai laporan di Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar.
“Sebenarnya ini umum, karena hampir semua pemerintah daerah mengalaminya. Cuma memang kita di Makassar ini sedikit lebih keras. Karena di awal-awal tahun memang ada kendala,” ujarnya, kemarin.
Ical menambahkan, hampir semua dokumen OPD sudah lengkap. Di Unit Layanan Pengadaan (ULP) sudah ada 160 program yang sudah diupload. Sehingga dinilai hampir sudah tidak ada masalah.
“Di LPSE itu, juga di katalog sudah semua,” terangnya.
Kepala Bappeda Kota Makassar Andi Hadijah Iriani, menyebut target kemajuan realisasi belanja fisik dan keuangan program setiap OPD Pemkot Makassar di triwulan pertama 2018, seharusnya sudah mencapai 25 persen.
“Apa yang terjadi saat ini masih kita maklumi, karena memang kemarin sempat ada kendala. Tapi kita tidak boleh diam dan begitu saja. Pelaksanaan kegiatan APBD 2018 harus lebih digenjot. Karena tahun ini adalah tahun penentuan,” tandasnya. (arf/rus)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top