Metro

Pemkot Tambah Kamera CCTV Untuk 20 Titik

MAKASSAR, BKM–Tahun ini, Pemerintah Kota Makassar kembali menambah kamera Closed Circuit Television (CCTV) untuk 20 titik ruang publik di dalam kota. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar menyiapkan 20 kamera.

Pemasangan kamera pengawas bertujuan untuk meningkatkan keamanan di wilayah Ibu Kota Provinsi Sulsel ini. Termasuk memantau pergerakan pelaku tindak kejahatan seperti begal, teroris dan kejahatan jalanan lainnya.
Anggaran untuk 20 CCTV full HD tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Ismail Haji Ali, mengatakan, puluhan unit kamera CCTV sekarang ini masih dalam tahap proses perencanaan untuk lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“Tahun ini kembali ada pengadaan 20 unit kamera CCTV untuk di 20 titik ruang publik dalam kota. Pengadaannya masih dalam perencanaan untuk proses lelang melalui LPSE. Anggaran yang disediakan belum bisa dipublis nanti setelah lelang baru bisa. Pastinya kita harapkan realisasi bisa secepatnya,” ujar Ismail, Selasa (15/5).
Pemasangan kamera CCTV tambah Ismail masih fokus di ruang publik dalam kota. Setelah ruang publik dalam kota telah banyak tersebar kamera CCTV, maka dilanjutkan dengan pemasangan kamera CCTV di wilayah pinggiran kota.
“Masing-masing titik ruang publik dalam kota di tahun ini dipasang satu unit kamera CCTV. Wilayah pinggiran kota baru kami pasang kalau dinilai dalam kota sudah banyak terpasang kamera CCTV. Kamera CCTV di kota sejauh ini yang telah terpasang sekitar 500 unit CCTV belum termasuk dari CSR atau pengusaha,” tutupnya.
Menyikapi penambahan kamera CCTV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar merespons positif langkah Diskominfo.
Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Syamsuddin Kadir mengatakan, pemasangan kamera CCTV sangat diperlukan di setiap sudut kota Makassar. Apalagi dewan telah menyetujui anggarannya di APBD 2018 untuk 20-30 unit CCTV.
“Sepengetahuan saya memang ada penambahan tahun ini, kita setujui pengadaan itu karena kita pikir CCTV yang dipasang oleh pemkot tahun lalu belum mencakupi seluruh titik-titik di Kota Makassar,” ungkapnya saat di gedung DPRD Makassar, kemarin.
Lanjut Legislator Fraksi Golkar ini menilai dengan adanya penambahan CCTV diharapkan kinerja di ruang kontrol War Room Balai Kota bisa lebih maksimal. Seperti halnya antisipasi kejadian terorisme yang menimpa Kota Surabaya, baru-baru ini.
“Kita tidak ingin kejadian di surabaya terjadi, makanya kita ingin di Makassar sudah terpantau semua kegiatan warga sekecil apapun itu. Kita juga harap war room di Bali Kota difungsikan dengan baik lagi,” katanya.
Hal senada dikatakan Arifin Dg Kulle. Legislator PKPI Makassar ini mengatakan, tahun ini ada penambahan beberapa unit CCTV yang akan dipasang di titik-titik tertentu yang rawan terjadinya kejahatan. Ia juga mengharapkan bukan hanya pemkot saya yang memasang kamera CCTV, tetapi seluruh pemilik usaha memasang kamera CCTV diluar bangunan usahanya.
“Harus memang ada penambahan karena kemarin hanya sekitar 150 unit lebih yang dipasang. Itu tidak bisa mengcover keseluruhan wilayah. Padahal kita ini sedang gencar-gencarnya kunjungan wisatawan, pastilah kita ingin memberikan kenyaman sebagai kota yang baik,” jelasnya.(arf-ita)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top