Headline

Eks Biduan Kampung Itu Kini di Puncak Popularitas

FANTASTIS! Satu kata untuk menggambarkan keberhasilan Selfiani alias Selfi yang berhasil meraih juara satu pada Liga Dangdut Indonesia (LIDA) di stasiun televisi Indosiar.
Eks biduan kampung asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan itu kini berada di puncak popularitas. Dalam polling SMS akhir di ajang pencarian bakat penyanyi dangdut ini, Selfi memperoleh 52,41 persen. Sementara juara dua, Rara asal Sumatera Selatan mendapatkan dukungan 47,59 persen.
Saat pengumuman, Selasa dinihari (15/5) pukul 02.00 Wita, Selfi didampingi kedua orangtuanya, Yamma dan Muliati. Serta Wakil Bupati Soppeng Supriansa Mannahawu.
Selfi berasal dari keluarga prasejahtera. Ayahnya bekerja sebagai pengemudi becak motor alias bentor. Sementara ibunya sebagai tukang cuci keliling.
Selfie menyempurnakan kemenangannya dengan sujud syukur di atas panggung. Atas prestasinya itu, gadis desa ini berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp500 juta.
Selain uang tunai, hadiah besar yang didapatkan Selfi adalah lagu kemenangan diciptakan oleh seorang ahli musik dangdut. Judulnya Menuju Terang.
Nurbayan selaku pencipta lagu, menceritakan lagu tersebut merupakan lagu spesial karena merupakan sinergi banyak karya.
“Lagu ini merupakan bagian dari konsep karya. Sinergi karyaku dari bulan, bintang, dan matahari. Ini penyempurna suatu jalan yang menuju cahaya,” kata pencipta lagu Nurbayan sebelum pengumuman pemenang.
Lagu ini menceritakan tentang perjuangan cinta dan pengorbanan seseorang. Dia rela menjadi seperti lilin yang rela terbakar untuk memberi terang kepada pasangannya.
Dengan kemenangannya ini, Selfi menjadi orang Sulsel ketiga yang sukses di ajang musik dangdut tanah air. LIDA menjadi transformasi dari Dangdut Academy (D’Academy) yang penyiarannya terhenti setelah tayang selama empat musim, mulai dari tahun 2014 hingga tahun 2017.
Dalam dua musim, D’Academy menelorkan juara dari Sulsel. Pada tanggal 12 Juni 2015, Evi Anggraini alias Evi Masamba, kontestan asal Masamba, Kabupaten Luwu Utara keluar sebagai juara pertama D’Academy musim kedua.
Sebelumnya, pada tanggal 30 Mei 2014, Nur Aty alias Aty Kodong, kontestan asal Kabupaten Kepulauan Selayar diumumkan sebagai juara kedua D’Academy musim pertama.
Selain dari Sulsel, baik Evi, Aty maupun Selfi sama-sama berlatar belakang keluarga prasejahtera.
Selfi, gadis kelahiran Macanre, 7 September 1999 memulai peruntungannya menuju LIDA pada November 2017. Kala itu ia mengikuti audisi yang dilaksanakan Indosiar. Tahap demi tahap dilalui, hingga akhirnya menggapi tangga juara satu.
Keberhasilan Selfi ini membuat masyarakat Sulsel, khususnya Kabupaten Soppeng berbangga. Karena ia mampu mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional.
Apa yang diraih Selfi kini tidak terlepas dari kerja keras pemerintah dan masyarakat Soppeng, serta Sulsel. Tak terkecuali mereka yang berada di perantauan.
Bupati Soppeng H Andi Kaswadi Razak tak tanggung-tanggung memberi support dan dukungan terhadap Selfi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayahnya untuk melakukan hal serupa.
Tak terkecuali pejabat, tokoh masyarakat, pemuda, komunitas, pedagang pasar, pelajar, hingga tukang ojek, perantaua Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja turut mempromosikan untuk mendukung Selfi. Dukungan masyarakat itupun berbuah manis dengan kemenangan Selfi.
Menurut Kaswadi, apa yang diraih Selfi saat ini berkat kerja semuanya. ”Ini buah dari kerja kita semua. Terima kasih atas dukungannya selama ini untuk Selfi,” ujarnya.
Di malam penentuan juara LIDA, berlangsung nonton bareng di Taman Kalong, Kecamatan Lalabata, Soppeng. Andi Kaswadi hadir langsung di tempat ini. Bahkan ia rela berhujan-hujan demi menonton penampilan Selfi, sekaligus memberikan dukungan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Soppeng Sarianto, mengatakan kemenangan Selfi merupakan buah dari kerja keras Bupati Soppeng serta seluruh masyarakat daerah ini.
”Selfi kini bukan hanya menjadi aset Soppeng. Tapi milik Sulsel, bahkan Indonesia. Karena meraih juara satu, Selfi nantinya akan mewakili Indonesia di LIDA Asia,” ujar Sarianto, kemarin.
Terpisah, Kades Laringgi Yunus M Noor bersyukur atas kemenangan Selfi. ”Tidak siasia kami mendukung Selfi. Dia memang pantas menang, karena selain suaranya yang merdu, juga pintar. Saya dua kali ke Jakarta untuk menyaksikan Selfi dan mendukungnya,” terang Yunus.
Hal senada disampaikan H Asis Prajosa. Pedagang asal Soppeng ini bahkan masih berada di Jakarta saat dihubungi, kemarin. ”Saya hadir langsung memberikan dukungan untuk Selfi. Alhamdulillah, Selfi juara satu,” ujarnya dari balik telepon selular.
Sementara Nhita, warga Cabbengnge, Kelurahan Macanre, Kecamatan Lilirilau yang juga kerabat Selfi, mengaku sangat senang dengan keberhasilan Selfi menjuarai LIDA.
”Adik Selfi telah mengharumkan nama Kabupaten Soppeng di tingkat nasional,” tandasnya. (ono/rus/b)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top