Kriminal

Calon Maba Tewas di Kamar Kos

MAKASSAR, BKM — Selasa (15/5) pukul 11.30 Wita. Masyarakat Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Panakkukang sudah mulai melaksanakan aktivitas rutinnya.
Suasana tiba-tiba geger. Sesosok mayat ditemukan di sebuah rumah kos milik Alwi. Tepatnya di Jalan Toddopuli 3 Setapak 4 RT 07/RW 06.
Warga kemudian beramai-ramai ke lokasi. Selanjutnya ada yang yang menghubungi aparat Polsek Panakkukang. Polisi yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tak lama berselang.
Korban diketahui bernama Alfian Pratama (18). Calon mahasiswa ini dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tengkurap di lantai kamar kosnya.
Awalnya, seorang rekan korban bernama Reza bertandang ke kamar kosnya. Reza hendak menjemput Alfian. Keduanya memang berteman dan mengikuti bimbingan belajar (bimbel). Rencananya, mereka hendak bersama-sama menuju tempat bimbel.
Namun, saat tiba di rumah kos Alfian, pintu kamar korban terkunci. Reza kemudian berteriak memanggil nama temannya. Tapi tidak ada jawaban.
Dia lalu berinisiatif mendorong pintu kamar. Reza mendapati Alfian dalam posisi tengkurap. Dugaannya, Alfian masih tidur. Reza lalu meninggalkan kamar korban dan kembali ke rumahnya, sambil berharap nantinya Alfian menelepon dirinya setelah bangun.
Setelah cukup lama menunggu, telepon yang ditunggu tak kunjung datang. Reza pun gelisah. Dia berinisiatif mendatangi kamar kos korban. Didapatinya Alfian masih dalam posisi yang sama dan disangkanya tertidur. Lagi-lagi karena tak ingin mengganggu rekannya itu, Reza seorang diri berangkat ke lokasi bimbel.
Tak lama kemudian, seorang rekan korban lainnya bernama Syarif, menyusul mendatangi kamar kos Alfian. Ketika memanggil dan tak ada sahutan, Syarif yang penasaran berinisiatif masuk ke kamar korban karena tidak terkunci.
Dia mencoba membangunkan korban dengan menyentuh kakinya. Tak ada reaksi. Syarif kemudian mengecek nadi di pergelangan tangan Syarif. Ternyata tak ada lagi denyutan. Syarif selanjutnya bergegas menyampaikan kondisi korban ke pemilik bimbel bernama Joko.
Joko yang datang ke TKP, selanjutnya melapor ke petugas Polsek Panakkukang. Aparat yang dipimpin Aiptu Nasri langsung memasang garis polisi dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara lalu dihubungi.
Setibanya tim Dokpol yang datang bersama Inafis, petugas Polsek Panakkukang langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil dari tim Inafis untuk memastikan penyebab kematian korban. ”Kita sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Kompol Ananda, kemarin.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Laode Idris, menyebut sejumlah saksi yang telah dimintai keterangannya. Masing-masing Muh Reza (19), calon mahasiswa warga Jalan Nurl Ikhlas Tallo, Syarif Latif (17) alamat Jalan Johan Dg Mangun, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Serta pemilik rumah kos Aiptu Alwi, anggota Polres Pelabuhan, Makassar. (ish-jul/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top